Demak  

Kasus Mbah Minto Tuai Simpati Warga

Kasmito alias Mbah Minto
Kasmito alias Mbah Minto. (ISTIMEWA / JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Kasus Mbah Minto yang divonis satu tahun dua bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Demak menuai simpati warga. Sejumlah orang, khususnya tetangga, rela mengumpulkan uang untuk diberikan kepadanya.

Kepala Desa Pasir, Mijen, Karyono mengatakan, warga desa menggunakan dana sendiri untuk sewa mobil ke Demak. Mereka, juga akan menyerahkan dana yang terkumpul dari hasil sumbangan warga kepada terdakwa.

“Kami datang sendiri, pakai iuran sendiri, iuran untuk kebutuhan mbah Minto. Agar mbah Minto kuat pada saat masa tahanan ini. Alhamdulillah iuaran dari warga, mencapai sekitar 50 juta,” katanya, akhir pekan lalu.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Personil dengan Latihan Menembak

Selain itu, lanjutnya, warga juga berharap agar majelis hakim dapat menjatuhkan putusan yang seringan-ringannya kepada terdakwa. Karena Mbah Minto hanya membela diri. Kejadian itu berlangsung ketika Mbah Minto sedang menjaga kolam ikan. Dia membacok Marjani yang terlihat sedang berusaha mencuri.

“Kan ada pencuri yang main setrum, ya otomatis Mbah Minto membela diri. Dia ya membawa alat seadanya, yang ada di situ ya dibawa,” imbuhnya.

Karyono memaparkan, warga berkomitmen untuk mengawal kasus Mbah Minto. Mereka akan datang dalam jumlah lebih banyak jika nanti hakim menjatuhkan putusan tidak adil.

Baca juga:  Website Pemkab Demak Aman dari Peretasan

“Kalau gak adil, ini masyarakat akan berontak ini. Ini sebagaian masyarakat sudah ke sini, ini nanti kalau putusannya tidak adil, nanti masyarakat Desa Pasir akan gruduk ke pengadilan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kasmito alias Mbah Minto, seorang penjaga kolam ikan di Desa Pasir, Mijen divonis satu tahun dua bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Demak. Ia divonis bersalah, karena melakukan tindakan yang mengakibatkan luka berat.

Mbah Minto melakukan penganiayaan terhadap terduga pelaku pencurian pada kolam ikan yang dijaganya. Ia memergoki dan menangkap terduga pelaku pencurian ikan di kolam Suhadak pada hari Selasa 7 September 2021 jam 21.00 lalu. (aji/gih)