Pati  

Baru 80% PKL Tempati Alun-alun Kembangjoyo

KONDISI: Suasana Alun-alun Kembangjoyo yang sudah dihuni beberapa PKL, belum lama ini. Terlihat beberapa orang sedang mempersiapkan dagangannya. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Lapak di Alun-alun Kembangjoyo, Kabupaten Pati belum sepenuhnya di tempati para pedagang kaki lima (PKL). Hingga kini jumlah yang sudah menempati 80 persen atau sekitar 320 PKL.

Kepala Disdagperin Pati Hadi Santoso mengatakan,  bakal ada 390 orang yang menempati lapak di Alun-alun Kembangjoyo. Namun saat ini baru 80 persen yang menempati. Penyebab para PKL belum menempati alun-alun baru itu dikarekan beberapa persoalan. Salah satunya terkendala permodalan.

“Alasan pertama masih mencari modal untuk membuka lagi dagangannya. Melihat situasi dan kondisi pandemi Covid-19 juga. Kami akan segera mencari tahu alasan yang sebenarnya,” ucap Hadi.

Baca juga:  Pati Dapat Skor di Atas 80 dalam Survey Penilaian Integritas

Pihaknya kedepan akan melakukan pendataan ulang bagi para PKL yang ada di Alun-alun Kembangjoyo tersebut. Upaya itu dilakukan untuk kepastian jumlah PKL yang berjualan di lapak-lapak tersebut.

“Semua PKL yang menempati sudah diundi. Kedepan kami akan lakukan pendataan ulang. Kami beri batas penempatan pada akhir Maret,” imbuhnya.

Hadi menambahkan, pihaknya akan memanggil para PKL yang belum menempati lapak di alun-alun baru tersebut. Selain itu, dirinya juga sudah mengantongi nama PKL yang akan menempati lapak-lapak disana.

“Kami assemen dulu yang menjadi permaslahannya. Kalau sudah tidak bisa, kami akan carikan ganti. Jadi cari tahu alasan sebenarnya dan mungkin ada solusi baru yang bisa di tawarkan. Yang terpenting tidak merugikan mereka,” pungkasnya. (cr7/fat)