Pj Bupati Batang Siap Kembangkan Kawasan Industri

RESMI: PJ Bupati Batang, Lany Dwi Rejeki usai dilantik berfoto bersama dengan jajarannya di depan Gedung Gradhika Bhakti Praja, Minggu (22/5) malam. (DICKRI TIFANI BADI/ JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pejabat (Pj) Bupati Batang Lany Dwi Rejeki mengatakan siap mengembangkan kawasan industri di kabupaten yang memiliki semboyan “berkembang” (bersih, kencar-kencar, eyub, menuju bebrayan, aman dan tenang) itu. Hal itu disampaikannya usai resmi dilantik Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggantikan Wihaji, belum lama ini.

“Selanjutnya sesuai arahan Pak Gubernur tadi. Yaitu fokus pada industri yang ada di Batang untuk pengembangan kawasan industri. Dan itu memang program dari Pak Presiden, Joko Widodo, “kata Lany, saat ditemui Jolgo Jateng.

Selamat Idulfitri 2024

Ia pun bakal melanjutkan program dari Bupati Batang sebelumnya. Karena itu, dirinya harus berkoordinasi dengan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang.

Baca juga:  Lima Perusahaan di Jateng Menyicil THR

“Kebijakan Pak Wihaji yang belum selesai, kita lanjutkan dan selesaikan bersama teman-teman di Pemkab Batang. Jika program pendek belum selesai, kita lanjutkan ke berikutnya,” ucapnya.

Selain fokus ke kawasan industri, dirinya juga sedang memikirkan permasalahan seperti kemiskinan, serta pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai dan persiapan pasca pandemi. “Ada yang lain, kemiskinan dan pandemi Covid-19 yang belum selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyoroti wilayah Batang yang ada kawasan Industri. Kemudian, ia berpesan kepada Lany agar segera dikerjakan soal pengembangan kawasan industri.

Baca juga:  Kerugian akibat Banjir Semarang dan Demak Tembus Rp 1,6 Triliun

Ganjar juga meminta kepada PJ bupati dan wali kota yang sudah dilantik agar selalu menjaga integritas. Khususnya terkait pelayanan masyarakat.

“Pesan saya, bekerja dengan profesional. Dan saya minta mereka punya nomor yang bisa diakses cepat oleh rakyat. Saya peringatkan untuk punya kegiatan anti korupsi, karena bisa jadi dua tahun. Meskipun kemudian saya sampaikan per tiga bulan harus report dan yang ada evaluasi,” ucapnya.

Selain itu, Ganjar berpesan kepada Pj Bupati Batang yang baru agar tidak mempersulit dan tidak ada praktik pungli di wilayah itu. Bahkan, ia mewanti-wanti agar hati-hati terjadinya konflik interest, khususnya ekonomi.

Baca juga:  Dishub Jateng: Kapasitas Jalan Sulit Tampung Lonjakan Kendaraan

“Rasa-rasanya beliau siap, sehingga apa yang menjadi komitmen investor bisa berjalan dengan baik. Tapi saya juga berpesan, Pemkab juga menyiapkan SDM unggul dari Batang sendiri dan sekitarnya. Tentunya, saya mendorong agar kawasan industri di Batang bisa melompat dengan cepat,” paparnya. (dik/gih)