Kudus  

Legalitas Usaha melalui OSS RBA

PELATIHAN: Kegiatan pelatihan pembuatan NIB bagi para pelaku usaha mikro kecil oleh DPMPTSP Kabupaten Kudus, Selasa (24/5). (DOK. PRIBADI / JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng –  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengadakan sosialisasi dan bimtek mengenai implementasi perizinan berusaha berbasis resiko (OSS RBA) bagi pelaku usaha mikro dan kecil, Selasa (24/05).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi (Disnaker Perinkop) Rini Kartika Hadi Ahmawati menyatakan, kegiatan ini ditujukan agar para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sesegera mungkin memiliki legalitas usaha yang lengkap, dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi halal, dan izin edar.

Selamat Idulfitri 2024

“Semua perizinan harus lengkap karena nanti kalo para UMKM sudah mengikuti event-event besar, itu UMKM nya harus sudah terkurasi,” paparnya.

Baca juga:  Pelunasan di Pegadaian Terus Meningkat Usai Lebaran

OSS RBA merupakan fasilitas yang dibuat untuk mempermudah proses perizinan, dengan adanya kelengkapan legalitas usaha, para konsumen menjadi lebih merasa aman ketika membeli. Terutama bagi para pelaku UMKM produk makanan dan minuman, legalitas usaha menjadi hal mutlak yang harus dimiliki.

“Pembeli kan bisa melihat suatu produk ini apakah udah ada legalitas ijinnya atau belum. PIRT dilihat, BPOM nya dilihat, kemudian NIB. Kalo semuanya lengkap kan lebih mantap ketika membeli,” jelasnya.

Di Kudus, UMKM yang sudah memiliki perizinan masih terbilang sedikit. Dari keseluruhan 17.182 pelaku usaha, sekitar separuhnya bergerak dibidang usaha makanan dan minuman. Dari bidang tersebut, baru sekitar 30% yang sudah memiliki izin usaha, ungkapnya. (cr1)

Baca juga:  Pamsimas Desa Karangmalang Layak Minum