Mudah Pahami Materi Bangun Datar dengan Media Menara Hanoi dan Origami

Oleh: Erna Isnur Aini
Guru SDN Karangrejo 1, Kec. Dempet, Kab. Demak

BANGUN datar adalah salah satu materi matematika pada Kurikulum 2013 di kelas III SD Negeri Karangrejo 1 Kabupaten Demak. Berdasarkan hasil observasi, diketahui kemampuan peserta didik dalam memahami materi dirasa masih rendah. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta didik yang tidak tuntas dalam penilaian harian.

Selamat Idulfitri 2024

Permasalahan ini terjadi karena beberapa faktor, antara lain guru hanya menggambar bentuk dari bangun datar di papan tulis tanpa menunjukan secara langsung dari bangun datar. Oleh sebab itu, peserta didik tidak bisa meraba secara langsung bentuk dari bangun datar tersebut, sehingga peserta didik hanya bisa berandai-andai saja tanpa melihat secara langsung bentuk dari bangun datar tersebut. Terlebih lagi bila guru enggan membuat media pembelajaran sehingga menyebabkan proses pembelajaran kurang menarik sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hal lainnya adalah sebagian peserta didik beranggapan bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit untuk dipelajari. Oleh karena itu, guru harus mengembangkan keterampilan dasar dengan menggunakan media pembelajaran yang edukatif. Salah satunya bernama media menara Hanoi dan origami dalam materi bangun datar.

Media menara hanoi merupakan media pembelajaran yang dimodifikasi terbuat dari kayu yang berbentuk seperti menara dengan panjang papan 75 cm dan tinggi pasaknya 29 cm, kayu tersebut dibuat dengan bentuk bangun datar yang terdiri dari persegi, persegi panjang dan segitiga. Setiap pasak memiliki 10 buah keping bentuk geometri yang terdiri dari persegi, persegi panjang, dan segitiga yang terdiri dari bentuk terbesar sampai terkecil.

Bangun datar ditempatkan pada papan yang panjang dan diberi tiang sebagai pasak agar mempermudah peserta didik ketika melakukan kegiatan untuk mengurutkan dari bangun datar dari yang terbesar sampai yang terkecil, setiap bangun datar diberi warna selain memperindah tampilan sekaligus menegaskan tentang konsep warna.

Langkah penerapan dalam pembelajaran, yaitu (a) Kelompokkan terlebih dahulu setiap bangun datar yang akan disusun dimulai dari bentuk persegi, persegi panjang dan segitiga, (b) Kemudian cari ukuran terbesar dari masing-masing bangun datar, (c) Setelah mengetahui dari ukuran masing-masing bangun datar, masukkan satu persatu kepingan bangun datar ke cakram yang sudah disediakan, (d) Selanjutnya disusun dari ukuran terbesar sampai terkecil dari setiap bangun datar.

Kekurangan Media Menara Hanoi yaitu ukurannya cukup berat dan bentuknya kecil.  Sedangkan kelebihannya yaitu penampilannya menarik karena berwarna, yang terdiri dari warna kuning, hijau, merah dan biru, dapat dimainkan untuk beberapa peserta didik, sehingga memerlukan kerjasama, dapat merangsang motorik halus peserta didik ketika menyusun setiap keping dari menara Hanoi, dan tahan lama karena terbuat dari bahan dasar kayu.

Selain itu, origami juga digunakan sebagai media pembelajaran pada materi bangun datar. Origami diartikan sebagai seni melipat kertas. Origami bisa menggunakan berbagai jenis kertas, namun demikian, ada juga beberapa purist (sebutan untuk para pengamal origami) yang memberlakukan syarat ketat pada origami, diantaranya hanya kertas berbentuk bujur sangkar yang boleh digunakan, serta tidak diperkenankan menggunakan gunting dan lem.

Kelebihan origami yaitu media ini berwarna-warni untuk pengenalan konsep warna, dapat digunakan sebagai media kertas lipat untuk memudahkan peserta didik dalam mempelajari materi bangun datar, dapat membimbing peserta didik untuk mengenal konsep perbandingan bentuk, dapat melatih motorik halus peserta didik, ketika peserta didik belajar melipat, dapat merangsang kreativitas peserta didik serta ramah lingkungan. Sedangkan kekurangan dari origami yaitu bentuk origami yang sangat kecil sehingga susah untuk dibentuk, mudah kusut dan mudah robek serta mudah terbakar.

Dari kelebihan dan kekurangan tersebut, pembelajaran menggunakan Media Menara Hanoi dan Origami dapat memudahkan peserta didik memahami materi bangun datar sehingga meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas III di SD Negeri Karangrejo 1 Kabupaten Demak. (*)