Dampak Positif Bagi Pembelajaran Bahasa Inggris di Masa Pandemi

Oleh: Umi Supriyati
Guru SMK Negeri 1 Karangawen, Kab. Demak

PANDEMI Virus Corona yang terjadi sejak awal tahun 2020 di Indonesia seakan menjadi hal yang berdampak merugikan di berbagai sektor seperti manufaktur, wisata, ekonomi, transportasi, bahkan di dunia pendidikan. Di sektor pendidikan yang awalnya pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka atau direct learning maka pada situasi pandemi dilaksanakan secara daring atau dengan media online.

Bagi sebagian orang, belajar secara online mungkin terasa kurang efektif dan menjenuhkan karena setiap hari model pembelajaran hanya dilakukan di depan gadget masing-masing. Namun, jika kita amati lagi, proses pembelajaran seperti ini justru menciptakan kemandirian belajar bagi para peserta didik. Dengan pembelajaran secara online, peserta didik justru dituntut agar aktif dalam mencari literasi belajar secara mandiri baik dari media buku ataupun internet.

Demikian pula bagi tenaga pendidik juga harus dituntut agar dapat menerapkan pola-pola pembelajaran online yang kreatif dan inovatif agar suasana pembelajaran bisa berjalan dengan efisien dan efektif. Maka dari itu, semua pihak secara tidak langsung dituntut untuk senantiasa mengupgrade diri dan mengikuti perkembangan zaman atau modernisasi sistem pembelajaran di era global ini.

Pembelajaran Bahasa Inggris yang mengacu baik dari British English atau American English akan sangat terasah jika peserta didik maupun tenaga pendidik melakukan riset mandiri secara online. Yang biasanya pada pembelajaran harus mendatangkan Native Speaker secara langsung untuk dapat mempelajari pelafalan bahasa Inggris yang benar dan mempelajari aksen bahasa Inggris, dapat dilakukan pula dengan online melalui situs – situs pembelajaran bahasa inggris secara online.

Disisi lain, banyak orang beranggapan bahwa pembelajaran online kurang maksimal dan membosankan karena hanya menghadapi gadget setiap harinya. Namun disisi lain, pembelajaran online di masa pandemi juga memberikan dampak kemandirian belajar dan inovasi pengembangan belajar terhadap peserta didik dan tenaga pembelajar. Di era sekarang, semua dituntut agar mengikuti perkembangan jaman yang beriringan dengan perkembangan sistem pembelajaran yang dikolaborasikan dengan teknologi. Sehingga secara tidak langsung, efek pandemi ini meningkatkan skill untuk mengoperasikan dan mempelajari hal-hal baru yang belum pernah didapatkan ketika pembelajaran tatap muka saja. (*)