Siap Bertanding di Kontes Robot Indonesia

TEKNOLOGI : Tim robotik menunjukkan karya buatannya untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia dan Kontes Robot ABU Robocon. (3/6/22). (HUMAS / JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Perkembangan teknolologi di Indonesia kini makin pesat, khususnya teknologi robotik. Hal ini dapat dilihat dari kesiapan mahasiswa Universitas PGRI Semarang yang akan mengikuti dua kejuaraan, yaitu Kontes Robot Indonesia, 07 Juni – 13 Juni 2022, dan Kontes Robot ABU Robocon pada 07 Juni – 13 Juni 2022.

Ketua tim kontes robotik, Edo Putra Aldiansyah, menjelaskan, kejuaraan yang telah diikuti beberapa kali ini telah disiapkan sebaik mungkin. Untuk Kontes Robot Tematik Indonesia, tim robotik mengambil tema permainan tradisional Indonesia, yaitu dam-daman.

Selamat Idulfitri 2024

“Sistem kerjanya mengambil sebuah koin yang ada di rak, kemudian di susun di beberapa titik. Penilaian robot ditentukan dengan kecepatan penaruhan koin di titik tersebut, dengan durasi waktu 3 menit,” ungkapnya belum lama ini.

Baca juga:  MTsN 6 Bantul Luncurkan Macho untuk Bangkitkan Jiwa Kewirausahaan Siswa

Untuk lomba yang kedua, ia menerangkan, tim robot mengambil tema permainan tradisional dari India yaitu Lagori Game. Dalam kategori ini berjumlah 2 robot. Pertama sebagai penembak lagori yang ada di area tersebut. Robot kedua sebagai penyusun lagori yang jatuh ketika ditembak robot pertama, dan mengambil bola yang ada di rak untuk di masukkan di robot selanjutnya.

Pihaknya menambahkan, penilaian robot ditentukan dengan ketepatan tembakan bola. Dengan durasi waktu 30 detik, robot itu harus menjatuhkan dan segera menyusun kembali lagori.

Selain itu, untuk menghadapi kedua kontes tersebut, tim robotik mempersiapkan robot mereka selama satu bulan lamanya. Tim robotik tersebut didampingi oleh dua dosen pendamping, yaitu Noora Qotrun Nada dan Aan Burhanudin.

Baca juga:  Antusiasme Siswa Tinggi, SMPN 5 Banguntapan Sukses Gelar Pesantren Kilat

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UPGRIS Sri Suciati merasa bangga dan mendukung penuh tim robotik untuk tampil dalam kontes tersebut. Pihaknya  mendukung penuh untuk keperluan tim robotik.

Di samping itu, Suci menyampaikan, para mahasiswa tak perlu menjadikan perlombaan ini sebagai beban. “Menang atau kalah itu biasa, yang penting adalah mahasiswa mau mengasah skill. Sebab sekarang yang paling diperlukan ialah skill dalam bidang yang dikuasai,”tandasnya.(hms/cil).