Pramuka Pembentuk Karakter Bangsa

Oleh: Suwarni
Guru SDN Pulosari 1, Kec. Karangtengah, Kab. Demak

GLOBALISASI menuntut kita untuk dapat bermetamorfosa, namun dibalik itu semua ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti gaya hidup orang barat yang seharusnya tidak di contoh. Budaya bangsa harus tetap dijaga  dengan tetap mengikuti arus globalisasi.  Peran orang tua sangat penting dalam proses pendidikan karakter suatu bangsa karena pendidikan pertama seorang anak berasal dari keluarganya. Selain keluarga, anak-anak dapat mendapatkan pendidikan karakter tersebut di bangku sekolah. Selain pendidikan, di bangku sekolah mereka juga dapat mendapatkan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler kepramukaan di masing-masing sekolah.

Selamat Idulfitri 2024

Gerakan Pramuka menjadi organisasi kepemudaan yang memiliki tujuan mengembangkan pendidikan di luar sekolah dan rumah. Sebagai organisasi pendidikan, Gerakan Pramuka selalu berkaitan erat dengan pendidikan formal. Hal ini  membuktikan bahwa pendidikan Pramuka sangat penting dalam kehidupan manusia. Tujuan pendidikan Pramuka adalah mendidik anggota agar disiplin, mandiri, jujur, mampu bersatu padu, cinta tanah air, serta memiliki derajat persatuan dan kesatuan yang tinggi. Hal ini agar generasi muda dapat menjadi tunas negara, dan mereka akan terus menyampaikan perjuangan para pahlawan untuk membangun negara.

Pembangunan ekonomi, budaya, dan sosial negara diharapkan dapat berkembang pesat dalam rangka membangun negara yang adil, makmur, dan sejahtera. Selain itu, pembangunan nasional juga memprioritaskan untuk mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, beretika, bermoral, berbudaya, dan beradab sesuai dengan filsafat Pancasila.

Salah satu usaha dalam mewujudkannya, maka diperlukan memperkuat jati diri dan karakter individu. Dalam keadaan seperti itu, Pramuka berperan penting dalam membina generasi yang berkualitas melalui pendidikan Pramuka.

Pada saat ini, terjadi degradasi moral pada remaja. Dari tahun ke tahun moral remaja mengalami penurunan hal ini dilihat dari tutur kata, sikap, maupun pakaian yang dikenakan. Degradasi moral ini disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya adanya globalisasi yang membawa budaya luar masuk ke Indonesia dengan mudah.

Indonesia merupakan negara yang beraneka ragam. Oleh karena itu, untuk membangun suatu negara agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan harus memiliki integritas nasional yang tinggi. Keutuhan bangsa merupakan upaya menyatukan berbagai perbedaan kelompok sosial atau kelompok budaya yang ada dalam masyarakat untuk mewujudkan persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia di bawah panji Bhineka Tunggal Ika. Untuk mewujudkan keutuhan bangsa, diperlukan intuisi kebangsaan, yang dapat menumbuhkan rasa senasib, sesama bangsa.

Upaya menumbuhkan rasa tersebut memerlukan pendidikan karakter yang dapat     memahami individu akan pentingnya integritas suatu bangsa dalam proses pembangunan. Melalui pendidikan kepramukaan semua hal tersebut dapat dilakukan karena pendidikan kepramukaan dilakukan sejak dini sehingga dapat menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.

Pendidikan pramuka dapat membentuk karakter bangsa yang lebih unggul dalam melakukan kegiatan untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang bermanfaat. Serta dapat menyiapkan generasi muda sebagai tunas bangsa, sebagai penerima tongkat estafet perjuangan para pendahulunya dalam melanjutkan perjuangan bangsa mencapai cita–cita sebagai masyarakat yang adil dan makmur. Untuk meningkatkan pendidikan pramuka diperlukan dukungan orang tua agar anak-anaknya dapat mengikuti setiap proses pendidikan yang ada di pramuka. Inovasi-inovasi pendidikan seperti kegiatan di luar area sekolah akan membuat anggota lebih senang mengikuti kegiatan pendidikan pramuka tersebut. (*)