Optimalisasi Kreativitas Pembelajaran SBDP menggunakan Bahan Alam

Oleh: Arofah, S.Pd
SDN 01 Rowosari, Kec. Ulujami, Kab. Pemalang

PEMBELAJARAN seni di tingkat pendidikan dasar bertujuan untuk mengembangkan kesadaran seni dan keindahan dalam arti umum, baik dalam domain konsepsi, apresiasi, kreasi, penyajian, maupun tujuan-tujuan psikologis-edukatif untuk pengembangan kepribadian siswa secara positif, sehingga individu lebih memahami budaya sebagai salah satu tujuan dari pendidikan (Permen No. 57 Tahun 2014). Tujuan pembelajaran seni dapat tercapai jika guru memiliki kompetensi dan persepsi yang baik dalam pelaksanaan pembelajaran seni. Pendidikan Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) dapat dijadikan sebagai media alternatif dalam masa pendampingan melalui aktivitas kreatif anak. Selain menghasilkan sebuah karya seni yang estetis, SBDP juga sebagai sarana katarsis atau proyeksi anak dalam keinginan untuk mencoba mengungkap perasaan terdalamnya yang selama ini sulit diungkapkan

Selamat Idulfitri 2024

Kreativitas peserta didik terhambat semata-mata bukan karena satu sistem saja, melainkan ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Pendidik berperan penting dalam peningkatan kreativitas peserta didik. Selain itu, pendidik juga harus dapat memilih dan memanfaatkan setiap kesempatan belajar untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Untuk meningkatkan kreativitas peserta didik, perlu dihadirkan pembelajaran yang lebih bervariasi pada mata pelajaran SBDP, di mana peserta didik mampu membuat karya dengan baik dan kreatif. Mata pelajaran tersebut dapat dijadikan sebagai ajang peningkatan kreativitas karena peserta didik dapat membuat karya sesuai kreativitas masing-masing.

Pendidikan SBDP diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik yang terletak pada pemberian pengalaman dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi, dan berapresiasi (Permendiknas nomor 19 tahun 2005). Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran SBDP tidak hanya berorientasi dalam penguasaan materi ajar, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kreativitas peserta didik dalam meningkatkan sebuah keterampilan kerajinan tangan dengan membuat karya hiasan dengan bahan alam. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menghasilkan komposisi, produk, atau gagasan apa saja yang pada dasarnya baru, dan sebelumnya tidak dikenali pembuatnya (Utami Munandar 1999). Dengan pengertian ini, kita dapat mengetahui bahwa kriteria utama dalam kreativitas adalah menghasilkan produk.

Meningkatkan kreativitas kerajinan tangan dengan membuat karya hiasan menggunakan bahan alam merupakan suatu yang harus diasah dalam diri peserta didik. Pendidikan SBDP memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural. Menurut Sadiman dkk, Media adalah segala sesuatu yang di gunakan sebagai penyalur pesan dan mengirim pesan kepada penerima pesan, sehingga dapat merangsang pildran, perhatian, perasaan, dan juga minat serta perhatian dari siswa sedemikian rupa, sehingga di dalam proses mengajar dapat berlangsung dengan efektif dan juga efisien sesuai dengan apa yang di harapkan.

Salah satunya dengan praktik langsung membuat karya hingga tuntas. Sehingga kegiatan ini akan merangsang peserta didik untuk bisa berkreasi menuangkan ide-ide kreatif yang dimiliki menjadi sebuah karya. Dengan praktik, peserta didik dapat meningkatkan kreativitasnya dan hasil belajar juga akan meningkat. Bahan alam merupakan bahan atau material yang ada di alam sekitar. Bahan alam terdapat di alam dan ditemukan di tanah atau bagian dari hewan atau tumbuhan (Whittaker, 2004:46) .

Bahan alam meliputi batang, ranting, daun, batu, biji-bijian, pasir, lumpur dan air. Banyak langkah-langkah yang digunakan dalam penggunaan bahan alam. Adapun Langkah untuk menggunakan bahan alam, yaitu bahan alam dilakukan dengan mengelompokkan bahan alam berdasarkan jenis, warna, ukuran dan bentuk. Selanjutnya dicocokkan yang terlihat sama seperti ukuran atau warnanya. Kemudian dilanjutkan dengan menyusun objek bahan alam dengan menggunakan lem dan bahan-bahan pendukung lainnya (Department Education, Training and Employment, 2012).

Keuntungan dari penggunaan bahan alam adalah tidak mengeluarkan biaya yang mahal, bahkan tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Selain itu bahan-bahan yang dibutuhkan mudah didapat. Selain itu mendekatkan peserta didik pada alam akan membuat meningkatkan kecerdasan naturalis dan peserta didik akan dekat dengan alam. (*)