Tingkatkan Motivasi Belajar PAI Siswa Sekolah Dasar dengan Talking Stick

Oleh: Nurul Fitriah
Guru PAI SDN Tambirejo, Kec. Gajah, Kab. Demak

PENDIDIKAN ialah peninggalan yang tidak ternilai untuk orang serta warga. Pembelajaran tidak sempat bisa dideskripsikan secara gamblang cuma dengan mencatat banyaknya jumlah siswa, personil yang ikut serta, harga bangunan, serta sarana yang punyai. Pembelajaran ialah proses yang esensial untuk menggapai tujuan serta cita-cita individu orang. Secara filosofis, pembelajaran menggambarkan sesuatu proses yang mengaitkan bermacam aspek dalam upaya menggapai kehidupan yang bermakna. Baik untuk orang sendiri atau warga pada biasanya.

Selamat Idulfitri 2024

Dalam Undang-undang Nomor. 20 tahun 2003 Bab II Pasal 3, pembelajaran nasional berperan meningkatkan keahlian serta membentuk sifat dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya kemampuan partisipan didik supaya jadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta jadi masyarakat Negeri yang demokratis dan bertanggung jawab.

Belajar merupakan proses perubahan tingkah laku yang disengaja berdasarkan pengalaman yang bukan semata-mata sikap dan nilai tetapi juga penguasaan pengetahuan (Astuti, 2015). Belajar diketahui selaku sesuatu proses pergantian tingkah laku yang baik dalam wujud prestasi. Prestasi tersebut dapat berbentuk kemampuan pemakaian serta evaluasi tentang perilaku serta nilai-nilai, pengetahuan serta ketrampilan dasar dalam bermacam.

Faktor berarti yang terdapat dalam aktivitas pendidikan merupakan seseorang pendidik. Pendidik merupakan aspek penting dalam pendidikan, pendidik mengemban amanah yang mulia dan berat untuk dilaksanakan, karena Pendidik harus mampu membimbing dan bertanggung jawab dengan ilmu yang dibagikan (Sada, 2015). Pendidik selaku pengajar yang membagikan ilmu pengetahuan sekalian pendidik yang mengarahkan nilai-nilai, akhlak, moral ataupun sosial serta buat melaksanakan kedudukan tersebut dengan pendidik dituntut buat mempunyai pengetahuan serta pengetahuan yang luas yang nantinya hendak diajarkan kepada siswa. Seseorang pendidik dalam mengantarkan modul harus memilih tata cara mana yang cocok dengan kondisi kelas ataupun partisipan didik sehingga partisipan didik merasa tertarik buat menjajaki pelajaran yang diajarkan.

Model pembelajaran adalah pedoman pendidik dan partisipan didik dalam penerapan proses belajar mengajar. Sebutan model pembelajaran memiliki 4 karakteristik spesial yang tidak dimiliki oleh tata cara pendidikan, yaitu rasional teoritis yang logis yang disusun oleh pendidik, tujuan pendidikan yang hendak dicapai, langkah-langkah mengajar yang dibutuhkan supaya model pembelajaran bisa dilaksanakan secara maksimal, area belajar yang dibutuhkan supaya tujuan pendidikan bisa dicapai. Dengan demikian,  pendidik dituntut buat mempunyai pengetahuan serta pengetahuan yang luas yang nantinya akan diajarkan kepada siswa. Seseorang pendidik dalam mengantarkan modul butuh memilih tata cara mana yang cocok dengan kondisi kelas ataupun partisipan didik, sehingga partisipan didik merasa tertarik buat menjajaki pelajaran yang diajarkan.

Memandang realitas di atas, wajib dicoba sesuatu inovasi baru dalam pendidikan supaya partisipan didik bisa menyenangi pelajaran yang hendak diberikan serta aktif kala pelajaran lagi berlangsung. Sebab kedudukan pendidik sebagai fasilitator mengantarkan modul pelajaran sangat besar dalam pencapaian hasil belajar partisipan didik. Berkenaan dengan perihal ini, dibutuhkan pendidikan yang bisa mengaitkan partisipan didik aktif dalam belajar. Salah satu wujud pendidikan yang bisa mengaitkan partisipan didik aktif adalah dengan pemakaian model pendidikan talking stick.

Hasil belajar sesudah menggunakan model talking stick siswa menjadi semangat dan aktif dalam belajar khususnya pada pelajaran Pendidikan Agama Islam dari hasil nilai rata-rata tersebut terdapat perbedaan yang signifikan yang tinggi. Peserta didik lebih optimal dan tidak merasa bosan mereka dengan mudah memahami atau menanggapi pelajaran yang disampaikan, oleh karena itu penggunaan model pembelajaran talking stick dalam pelajaran PAI dapat mempengaruhi terhadap kualitas hasil belajar peserta didik tersebut. (*)