Resmikan Gedung Baru, Perluas Manfaat

SAMPAIKAN: Rektor Universitas Alma Ata, Hamam Hadi menyampaikan sambutannya dalam peresmian menara Al-Musthofa dan Auditorium KH.Hasyim Asy'ari, Senin (20/6). (ERNA SARI SUSANTI/ JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Peresmian gedung baru Universitas Alma Ata dilakukan Senin (20/6). Yakni Menara Al- Musthofa dan Auditorium KH.Hasyim Asy’ari. Dimana dalam perjalanannya perguruan tinggi tersebut mengalami perkembangan yang pesat. Sehingga dengan adanya gedung baru tersebut, diharapkan dapat bermanfaat dan diberkahi.

Rektor Universitas Alma Ata, Hamam Hadi menjelaskan, dalam perkembangannya, perjalanan perguruan tinggi ini sangat pesat. Diawal berdirinya, Alma Ata dikenal sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), yang kemudian pada 2016 berubah menjadi universitas.

Lebih lanjut ia menambahkan, perguruan tinggi ini juga terus mengalami kenaikan dalam perangkingan. Hal ini adalah bukti Universitas Alma Ata mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

Baca juga:  Cacing Hati Ditemukan pada Puluhan Hewan Kurban di Bantul, Daging Aman Dikonsumsi

Ia menjelaskan, pada tahun 2016, perguruan tinggi ini menduduki rangking 2.928 versi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud). Kemudian ditahun selanjutnya mengalami peningkatan rangking, menjadi peringkat 2.500 se-Indonesia.

“Tahun 2016 Universitas Alma Ata menduduki peringkat 2.928, satu tahun setelah itu naik menjadi 2.500, satu tahun kemudian lompat menjadi 253, dan tahun berikutnya naik 178 hingga ditahun 2022 menduduki peringkag 129 dari 4000 perguruan tinggi di Indonesia. Semoga Universitas Alma Ata terus meningkat dan masuk dalam 10 Top Perguruan Tinggi Indonesia,” ujarnya Senin (20/6).

Baca juga:  Jemparingan Warnai Semarak Bulan Merdeka Belajar di Yogyakarta

Hamam Hadi menyampaikan, saat ini banyak perguruan tinggi yang berada di Indonesia menjadikan Universitas Alma Ata sebagai rujukan. Baik oleh perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta.

Pihaknya berharap, dalam peresmian dua gedung tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kemudian juga diberkahi serta diridhoi oleh Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan ini dimulai dengan doa yang dipimpin oleh Ahmad Bahauddin Nursalim, selaku pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Ahmad Bahauddin Nursalim yang didampingi oleh Rektor Alma Ata Hamam Hadi.

Baca juga:  Joko Tepis Isu Rekomendasi DPP PDIP

Terakhir, dalam acara penutup dilakukan penandatanganan prasasti Menara Al-Musthofa yang disusul dengan peresmian Auditorium KH.Hasyim Asy’ari. Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan do’a bersama yang dipimpin oleh Fahmi Amrullah Hadzik. (ers/bid)