Tingkatkan HOTS Matematika melalui Modul Belajar Berbasis Elektronik

Oleh: Wurinda Agustina, M.Pd
Guru Matematika MTs Asy Syarifah Brumbung, Kec. Mranggen, Kab. Demak

PANDEMI Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sudah terjadi sejak dua tahun yang lalu. Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud, 2020) yang tercantum dalam surat edaran nomor 15 tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah dalam masa darurat penyebaran Covid-19, tertulis bahwa proses pembelajaran dari rumah dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Pelaksanaan pembelajaran dari rumah memerlukan adanya sarana dan prasarana sebagai penunjang untuk membantu peserta didik dalam mempersiapkan proses belajar yaitu menggunakan suatu media pembelajaran. Media pembelajaran yang sudah disiapkan oleh pemerintah sangat bervariasi, yaitu berupa platform Kemendikbud, televisi, modul belajar mandiri, lembar kerja dan lain–lain. Media pembelajaran yang telah dipersiapkan memerlukan adanya inovasi dari guru, agar peserta didik tidak merasa bosan saat belajar di rumah. Media pembelajaran yang perlu diinovasi salah satunya yaitu modul belajar, sebagai media pembelajaran jarak jauh.

Selamat Idulfitri 2024

Modul belajar adalah satu rangkaian program yang didesain dalam bentuk printed materials dan terencana untuk membantu peserta didik dalam mencapai tujuan/kompetensi pada masing-masing sistem dan teknologi instruksional. Selaras dengan Fausih & Danang (2015), modul belajar bertujuan untuk menyampaikan pesan seseorang atau peserta didik, dalam melaksanakan kegiatan belajar. Pada tahun ajaran baru 2020/2021 di MTs Asy Syarifah Brumbung, Mranggen, madrasah meminjamkan modul belajar berupa media cetak seperti buku paket dan buku penunjang lainnya. Konsekuensi dari peminjaman modul belajar salah satunya adalah modul belajar dari sekolah dapat tertinggal atau hilang sewaktu-waktu, jika tidak dijaga dengan baik. Dari fenomena tersebut, untuk mempermudah peserta didik dalam belajar secara mandiri di rumah, maka sekolah atau guru perlu melakukan inovasi pada modul sesuai kemajuan teknologi yang menggunakan media berbasis elektronik.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Pengembangan High Order Thinking Skills (HOTS) dalam proses pembelajaran adalah salah satu pengimplementasian kurikulum 2013. Sehingga kegiatan proses pembelajaran sampai dengan evaluasi yang dilakukan harus berorientasi pada HOTS. Proses pembelajaran ini digunakan untuk mengembangkan ketrampilan berpikir peserta didik dengan cara memberikan tingkat permasalahan belajar menggunakan level atau tingkatan yang tertinggi, kemudian melihat hasil evaluasi pengetahuan peserta didik dalam menentukan perkembangannya. Jika hasilnya tinggi atau rendah, maka tetap perlu adanya inovasi pembelajaran untuk menunjang perkembangan peserta didik. Pada pembelajaran matematika, pengimplementasian kurikulum 2013 dapat dikembangkan pada materi relasi dan fungsi yang diberikan kepada peserta didik SMP/MTs. Problematika peserta didik pada mata pelajaran matematika materi relasi dan fungsi mengatakan bahwa masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami, membedakan, dan mengoperasikan materi relasi dan fungsi pada pelajaran matematika. Pada materi ini, yang dipelajari adalah hubungan dari suatu himpunan ke himpunan lainnya.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Menurut Herawati (2014), materi relasi dan fungsi tergolong materi yang sulit dan perlu pemahaman yang lebih teliti. Pada materi ini, yang dibutuhkan oleh peserta didik yaitu pembelajaran yang inovatif. Pembelajaran yang inovatif yang dimaksud ialah pembelajaran berpusat kepada peserta didik (student center), serta media pembelajaran yang mendukung peserta didik dalam belajar. Modul elektronik ini diharapkan peserta didik dapat memahami materi relasi dan fungsi serta mempelajari soal-soal HOTS, sehingga peserta didik mampu menguasai materi dengan senang hati dan tertarik, yang pada inti tujuannya supaya pembelajaran matematika jauh lebih menarik. (*)