Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Peserta didik

Oleh: Elipah, S.Pd.SD
Kepala SDN 03 Serang, Petarukan, Pemalang

PENDIDIKAN merupakan suatu usaha yang disengaja direncanakan untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Tujuan dari pendidikan itu sendiri adalah untuk menjadikan kualitas sumber daya manusia lebih baik lagi. Salah satu bentuk usaha dari pendidikan dalam mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang baik adalah melalui proses belajar mengajar yang dilakukan di sekolah.

Selamat Idulfitri 2024

Terkait dengan persoalan tersebut, kepemimpinan kepala sekolah telah memiliki peranan yang penting untuk ikut dalam mewujudkan kualitas sumber daya manusia tersebut. Tugas dan peran kepala sekolah adalah meningkatkan profesionalitas kerja guru, sebab keefektifan organisasi sekolah sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah. Berjalannya roda organisasi yang kondusif dan nyaman tak lepas dari kemampuan kepala sekolah dalam merencanakan, mengendalikan, menggerakkan guru dan dalam organisasi sekolah yang merupakan tugas utama kepala sekolah. Oleh karena itu, dengan adanya kepemimpinan kepala sekolah, maka kepala sekolah telah memiliki tanggung jawab untuk memajukan kualitas sekolah, seperti meningkatkan kualitas peserta didik, dan menjadikan guru yang profesional dalam proses belajar mengajar di kelas, dan lain-lain.

Dalam melaksanakan tanggung jawab dari kepemimpinan kepala sekolah, tentunya dibutuhkan suatu usaha agar dapat mencapai hasil yang diinginkan. Berkaitan dengan usaha tersebut, maka kepala sekolah dituntut untuk memiliki leadership skills, managerial skills, dan learning skills. Kepala sekolah adalah orang yang memegang peran penting dalam meningkatkan mutu dan kualitas suatu sekolah. Menurut Musyakkir Summiati, Andi Rasyid Pananrangi, And Burhanuddin Bahruddin, 2018, dalam Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Guru, seorang kepala sekolah bukanlah seorang penguasa yang seenaknya memerintahkan bawahannya, kepala sekolah adalah seorang pemimpin bagi para bawahannya. Kepala sekolah yang baik akan selalu memotivasi, mengarahkan, dan mengawasi para bawahannya agar dapat mengerjakan tugas dan perintah yang diberikan dengan baik demi tercapainya tujuan yang telah direncanakan. Kepala sekolah tidak boleh bertindak semaunya sendiri, kepala sekolah harus mau menerima masukan dan ide dari bawahannya, agar setiap ide dari masing-masing anggota dapat ditampung dan direalisasikan demi terwujudnya sekolah yang berkualitas.

Ketercapaian tujuan pendidikan sangat bergantung kepada kecakapan dan kebijaksanaan kepemimpinan kepala sekolah yang merupakan pemimpin pendidikan di sekolah. Kepala sekolah adalah seorang pejabat yang professional dalam organisasi sekolah. Kepala sekolah bertugas mengatur semua sumber organisasi dan bekerjasama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengan keprofesionalan kepala sekolah pengembangan profesionalisme tenaga kependidikan mudah dilakukan karena sesuai dengan fungsinya. Kepala sekolah memahami kebutuhan sekolah yang dipimpin sehingga kompetensi guru tidak hanya bertumpu pada kompetensi yang ia miliki sebelumnya, melainkan bertambah dan berkembang dengan baik sehingga profesionalisme guru akan berhasil.

Di dalam sebuah pendidikan, kehancuran berawal dari pola kepemimpinan pemimpin sekolah yang beranggapan bahwa kepala sekolah adalah orang yang berkuasa di dalam sekolah tersebut, sehingga hal ini akan mengakibatkan sifat congkak yang dimiliki oleh kepala sekolah tersebut sehingga keputusan-keputusan yang diberikan oleh kepala sekolah dianggapnya mutlak, tidak ada yang boleh merubahnya. Padahal, keberhasilan seorang pemimpin ditandai dengan adanya pendidik yang profesional dan mampu membantu mensejahterakan peserta didiknya. Keberhasilan peserta didik dalam proses belajar mengajar bertumpu kepada kemampuan seorang pendidik. Karena keberhasilan ini akan memberikan hal positif bagi peserta didik terutama prestasi yang ditandai dengan adanya lulusan yang berkualitas, sehingga dapat diterima baik oleh masyarakat sekitar. Keberhasilan menandakan bahwa tujuan pembelajaran dan tujuan lembaga pendidikan telah tercapai dan tercapainya tujuan tersebut akan meningkatkan kualitas lembaga pendidikan dan hal itu akan berpengaruh terhadap kualitas peserta didik.

Proses mempengaruhi atau memberi contoh dari pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi, mempengaruhi dan mengarahkan orang dengan cara kepatuhan kepercayaan. Untuk meningkatkan kualitas peserta didik di SDN 03 Serang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, kepala sekolah berperan sebagai pemimpin dengan berusaha mewujudkan apa yang menjadi visi, misi dalam lembaga pendidikan, berperan sebagai manajer dan supervisor dengan berusaha mewujudkan suasana belajar yang aktif, efektif dan efesien. Kemudian, berperan sebagi motivator dengan berusaha meningkatkan mootivasi dan minat belajar peserta didik, serta berperan sebagai inovator dengan berusaha meingkatkan karakter dan nilai moral peserta didik. (*)