Pembelajaran Berbasis Video Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa

Oleh: Sri Pujiningrum, S.Pd.SD
Guru SDN 05 Cibelok, Kec. Taman, Kab. Pemalang

PENDIDIKAN di Indonesia dan di seluruh dunia belum dapat dikatakan baik-baik saja sejak merebaknya pandemi Covid-19. Hingga saat ini, masih muncul varian baru dari virus tersebut yang menyebabkan proses pembelajaran belum juga berlangsung secara normal. Hal ini tentu menjadi kendala besar bagi guru pada semua jenjang pendidikan. Guru berlomba-lomba mencari dan mengembangkan metode atau media pembelajaran, untuk meningkatkan hasil belajar siswa di tengah keterbatasan alokasi waktu. Salah satu media yang digunakan guru kelas VI SD Negeri 05 Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah pembelajaran berbasis video.

Selamat Idulfitri 2024

Video adalah sebuah gambar yang dapat bergerak dengan tambahan suara. Gambar bergerak yang di dalamnya terdapat serangkaian alur dan menampilkan pesan dari bagian sebuah gambar untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Video pembelajaran merupakan sebuah media yang didesain untuk memudahkan siswa dalam mencermati dan memahami materi pelajaran dengan penyajian yang lebih mudah dan menarik.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Menurut Slamet (2012), video pembelajaran merupakan media yang menyajikan pesan audiovisual, bahasa, prosedur, teori aplikasi untuk membantu pemahaman dari teori pembelajaran. Salah satu alat yang sering dilihat sebagai sumber daya penting dalam menyikapi akuisisi pengetahuan pedagogis adalah video di kelas. Video menawarkan kesempatan untuk mengamati pembelajaran muatan pelajaran tertentu dan pendekatan tertentu untuk mengajar dan belajar selama periode panjang video dalam waktu singkat. Keuntungan utama dalam penggunaan video adalah kemampuan untuk membantu siswa dengan menjembatani ketidakhadiran siswa dalam kelas tatap muka terbatas, membantu siswa memahami materi yang mungkin sulit ditangkap apabila diberikan secara lisan oleh guru di dalam kelas.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Terbatasnya alokasi waktu pada pembelajaran tatap muka di dalam kelas, menjadi alasan utama yang mendorong guru untuk menggunakan video pembelajaran dalam menyampaikan materi ataupun pemberian tugas kepada siswa. Dengan adanya keterbatasan, siswa tidak perlu meninggalkan kenyamanan rumah mereka untuk belajar, dan belajar akan berlangsung lebih efektif dengan video pembelajaran yang interaktif. Dengan smartphone, video pembelajaran dapat diakses kapan dan di mana saja selama memiliki jaringan internet. Dengan demikian, dapat menguntungkan baik untuk siswa maupun guru dalam kegiatan pembelajaran di rumah dan di kelas.

Salah satu manfaat dari media belajar berupa video pembelajaran yaitu guru tidak lagi menjelaskan panjang lebar konsep pembelajaran terutama konsep sulit dalam beberapa muatan pelajaran seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, atau muatan lain yang kurang dapat dimengerti oleh siswa apabila hanya menggunakan media dua dimensi. Guru juga dapat lebih kreatif dalam mengembangkan kemampuan dalam bidang teknologi serta dapat melakukan penilaian bagian yang kurang dari media pembelajaran yang dibuatnya.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Selain manfaat yang telah disebutkan, manfaat lain pembelajaran berbasis video dalam pembelajaran tatap muka terbatas antara lain sebagai berikut: a) meningkatkan motivasi belajar siswa; b) menjadikan siswa lebih antusias dan senang untuk belajar; c) sebagai pengganti guru dalam memberikan penjelasan materi pelajaran; dan d) meningkatkan hasil belajar siswa. Selain manfaat, adapun kekurangannya pembelajaran berbasis video, yaitu tidak dapat menggantikan peran guru secara keseluruhan dan membutuhkan kuota data yang besar. Kekurangan suatu metode atau media yang digunakan dalam pembelajaran dapat diatasi jika guru mampu memanfaatkan media yang digunakan secara maksimal. (*)