Calon Wakil Rektor UPGRIS Paparkan Program dan Rencana Kerja

MENUNJUKKAN: Calon Wakil Rektor Tetap Upgris sedang memaparkan program di GP 7, Rabu (29/6). (DICKRI TIFANI BADI/ JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Usai Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) terpilih, kini kampus tersebut menggelar paparan program calon tetap wakil rektor masa periode 2022-202 di Gedung Pusat (GP) 7, Rabu (29/6). Acara ini untuk membedah visi misi dari calon rektor terkait mewujudkan UPGRIS terakreditasi unggul pada tahun 2026 mendatang.

Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati, M Hum menyampaikan, untuk mewujudkan hal tersebut, para calon rektor tetap telah menjabarkan dengan sangat bagus. Contohnya, saat calon wakil rektor bidang akademik menyampaikan bahwa akan ditargetkan pelaksanaan pembelajaran di kampusnya lebih berkualitas bagi dosen dan masyarakat dalam penelitian.

Selamat Idulfitri 2024

“Program seperti double degree internasionalisasi itu juga mulai terus dilakukan agar bisa mencapai akreditasi unggul di tahun 2026 tercapai. Tadi juga sudah dipaparkan oleh calon wakil rektor bahwa ada timeline, karena ada syarat kurang lebih 8 sampai 9 prodi itu harus terakreditasi unggul terlebih dahulu di tingkat institusi untuk mencapai yang sudah ditetapkan,” ujar Sri Suciati, saat ditemui Joglo Jateng, Rabu (29/6).

Baca juga:  DPRD Kota Semarang Berharap Pemkot Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan

Sehingga, ia mengungkapkan, jika dirinya telah purna dari jabatan rektornya, visi dan misinya sudah tercapai. “Nanti di akhir tahun 2026, waktu saya akhir masa jabatan itu betul akreditasi unggul dan sudah tercapai,” ucapnya.

Saat ditanya upaya apa yang sudah dilakukan oleh pihaknya agar mencapai akreditasi unggul, Suci menyebut SDM di kampusnya sebenarnya terlihat sangat bagus.  Hal itu terbukti lulusan dosen bergelar doktor hingga saat ini sudah mencapai 112 dosen. Tentunya, jumlah tersebut masih bisa menjadi profesor serta akselerasi guru besar.

Baca juga:  Jadi Baromater, Polda Jateng Evaluasi Kesiapan Jalur Mudik

“Penyiapan  menuju akreditasi program studi menjadi prioritas, maka kita tadi mengembangkan Upgris satu data agar kita bisa cepat mengakses data-data yang dibutuhkan dalam mengisi  akreditasi tidak ada kendala. Apa saja datanya sudah tersedia dan di-update setiap saat. Semua bisa digunakan mulai dari program studi maupun universitas, jadi kita memang menyiapkan dari IT dan sistemnya kita siapkan dari sarana prasarana,” paparnya. (dik/gih)