SIMPEL12: Simpel dan Menyenangkan untuk Belajar Bahasa Inggris

Oleh: Katarina Kristanti, S.Pd
Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 12 Semarang

SALAH satu dampak paling parah ketika pandemi Covid 19 melanda adalah penutupan sekolah-sekolah untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19. Meskipun demikian, pendidikan tentunya tidak boleh terhenti. Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melaksanakan pendidikan melalui daring (dalam jaringan) supaya pendidikan tetap bisa berjalan di masa pandemi Covid-19. Seperti yang dinyatakan oleh Sadikin & Hamidah (2020), pembelajaran daring efektif untuk mengatasi pembelajaran yang tidak memungkinkan guru dan peserta didik berinteraksi di kelas. Pembelajaran daring dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Herliandry (2020) juga mengatakan, bahwa pembelajaran online memberikan kemudahan dalam mentransfer informasi pada berbagai situasi dan kondisi. Berbagai manfaat dari kemudahan pembelajaran online didukung beragam platform mulai dari diskusi hingga tatap muka secara virtual.

Selamat Idulfitri 2024

SMA Negeri 12 Semarang selama pandemi Covid-19 menggunakan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Untuk itu sekolah memakai sebuah platform yang diberi nama SIMPEL12 (Sistem Informasi Manajemen Pembelajaran e-Learning SMAN12) sebagai media pembelajaran. SIMPEL12 merupakan aplikasi produk SMAN 12 Semarang untuk mendukung dan memudahkan proses belajar mengajar jarak jauh. Secara resmi SMAN 12 Semarang mulai menggunakan SIMPEL12 sebagai media pembelajaran untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2020/2021.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Salah satu KD (Kompetensi Dasar) yang dipelajari di semester satu pada mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas X adalah KD Introduction (ungkapan memperkenalkan diri sendiri dan orang lain). Berbekal username dan password, guru bisa langsung masuk ke dalam SIMPEL12 yang di dalamnya terdapat fitur-fitur seperti beranda, pengumuman, jadwal mengajar, e-presensi pengajar dan siswa, materi, tugas, assessment, live meet dan lain-lain. Guru harus terlebih dahulu memasukkan data jadwal mengajarnya di fitur jadwal mengajar. Selanjutnya di fitur materi guru menuliskan judul materi, memilih nama mata pelajaran, dan memilih kelas sesuai jadwal mengajar. Setelah itu barulah guru dapat menyusun materi pembelajarannya. Gambar-gambar, video pembelajaran dan juga link video di Youtube yang mendukung materi KD Introduction juga bisa disertakan. Sementara itu, siswa bisa login ke SIMPEL12 juga berbekal username dan password. Pada awal beroperasinya SIMPEL12 dua tahun yang lalu, tidak ada fitur presensi untuk siswa. Tetapi guru tetap bisa menandai kehadiran siswa dalam kelas online lewat kolom komentar di fitur materi, karena interaksi guru dan siswa memang terjadi di kolom komentar selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Di sanalah, siswa bisa bertanya mengenai materi dan guru menjawab pertanyaan tersebut. Mereka dapat mengirim gambar di kolom komentar bila diperlukan. Mereka juga dapat menyaksikan video dari link Youtube yang memberikan contoh penggunaan ungkapan memperkenalkan diri sendiri dan orang lain secara langsung dari aplikasi SIMPEL12.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Pada pertemuan-pertemuan berikutnya, guru mengajak siswa untuk menggunakan fitur Live Meet, salah satu fitur yang menarik di SIMPEL12 di mana guru dan siswa dapat saling bertatap muka secara virtual. Ketika guru menjelaskan materi KD Introduction dengan memberi contoh bagaimana cara memperkenalkan diri sendiri dan orang lain dalam bahasa Inggris, siswa dapat melihat dan mendengarnya secara langsung. Mereka dapat menirukan cara pengucapan yang benar dari beberapa ungkapan perkenalan tersebut. Kemudian guru juga memberikan tugas ke siswa secara berkelompok untuk membuat dialog pendek yang berisi ungkapan memperkenalkan diri sendiri dan orang lain dan kemudian mempraktekkannya di kelas melalui fitur ini. Di sinilah terjadi proses interaksi virtual secara langsung ketika siswa mempraktekkan dialog tersebut.  Hal ini tentu saja membuat kegiatan belajar mengajar terasa lebih menyenangkan dan hasil belajarpun meningkat. Dibuktikan dengan nilai ketuntasan yang mencapai 100% untuk KD Introduction.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

SIMPEL12, simpel dan menyenangkan untuk belajar Bahasa Inggris.  Hadir sebagai salah satu alternative media pembelajaran yang dapat digunakan. Meskipun tidak bisa maksimal menggantikan peran guru di kelas selama masa pandemi Covid-19, tetapi kehadirannya telah memperkaya ragam media pembelajaran. (*)