Jelang Kurban, Intensif Vaksinasi Ternak

  • Bagikan
GENCAR: Petugas medis saat melakukan vaksinasi pada hewan ternak di Kecamatan Reban, Batang, Selasa (5/7). (HUMAS / JOGLO JATENG)

BATANG, Joglo Jateng – Menjelang Hari Raya Idul Adha ibadah kurban, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Batang, bersama anggota Koramil/05 Reban makin intensif memberikan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Yang langsung dilakukan ke sejumlah ternak sapi.

Medis Veteriner Ayu Astuti Edy Putranti mengatakan, vaksinasi PMK bertujuan agar hewan ternak milik warga tidak terpapar PMK. “Terlebih sudah mendekati hari raya kurban, banyak warga yang membeli hewan ternak. Jangan sampai hewan ternak sakit dan terlanjur dijual,” terangnya di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Selasa (5/7).

Ia menyarankan, agar para pemilik ternak selalu menjaga kebersihan kandang dan kesehatan hewan ternaknya. Sesering mungkin melakukan pembersihan kotoran sapi dan menyemprotkan disinfektan. “Selain itu, dapat ditambahkan dengan pemberian suplemen maupun obat-obatan hewan bila ada sapi yang terindikasi sakit,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa wabah PMK pada sapi dan binatang ternak lainnya dapat ditangani dengan cepat. Yang terpenting pemilik ternak, harus cepat melaporkan ke pihak terkait, apabila ada hewan ternaknya sakit. “Ini upaya kita bersama, agar penyebaran PMK tidak ada di Kabupaten Batang,” ujarnya.

Baca juga:  Zona Hijau, Peternak Ini Bagikan Tips

Sementara itu, Babinsa Desa Ngroto Koramil 05/Reban, Kodim 0736/Batang Serma Ari Cipto mengatakan, saat ini PMK telah mewabah dan menyerang sejumlah hewan ternak sapi maupun kambing di berbagai daerah. Jadi penanganan dan antisipasinya harus cepat.

“Alhamdulillah sampai saat ini di wilayah Kecamatan Reban belum ditemukan adanya kasus hewan ternak yang terpapar virus tersebut,” pungkasnya.

Lanjutnya, saat ini telah dilaksanakan vaksinasi hewan ternak secara bergilir di beberapa wilayah Kecamatan Reban, oleh Tim Vaksinator dari Dinas Peternakan Kabupaten Batang. Hal itu guna mencegah penularan dan penyebaran wabah PMK.

“Kami berupaya terjun ke lapangan untuk mendata berapa jumlah hewan ternak yang ada.  Seperti jumlah total ternak, jumlah ternak yang sudah tervaksinasi dan ternak yang sembuh,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau, kepada warga agar senantiasa menjaga kebersihan kandang ternaknya. Salah satunya dengan menyemprotkan cairan disinfektan agar hewan ternak warga terhindar dari PMK. (hms/all)

  • Bagikan