Masalah Sampah di Lingkungan Sekolah

Oleh: Siti Aminatun Dipah, S.Pd. SD
Guru Kelas SD Negeri Tlogosih 1, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak

SAMPAH merupakan masalah yang sangat besar banyak siswa yang menyepelekan permasalahan tentang sampah. Mereka tidak menyadari bahaya yang di timbulkan Oleh sampah. Sampah terdiri dari sampah organik dan anorganik. Sampah organik bisa bermanfaat apabila kita bisa mengolahnya. sampah organik bisa dijadikan untuk humus dan bisa di manfaatkan untuk memupuk tanaman dan  menyuburkan tanaman. Sedangkkan untuk sampah anorganik seperti botol plastik bisa dimanfatkan untuk pot bunga, untuk ekobrik, dll. Siswa yang tidak sadar tentang bahaya membuang sampah sembarangan akan membuang sampah di sembarang tempat. Misalnya dibuang di sungai, di tepi jalan. Sedangkan siswa yang sadar akan bahaya sampah akan membuang sampah pada tempatnya.

Selamat Idulfitri 2024

Di SD Negeri Tlogosih 1 sudah disediakan tempat sampah sesuai dengan jenisnya (organik dan anorganik). Jika siswa membuang sampah di sungai akan mengakibatkan  sampah itu menutup aliran air jika terjadi hujan air akan meluap dan mengakibatkan banjir. Sedangkan sampah yang di buang di jalanan akan menimbulkan bau busuk dan mengganggu pengguna jalan.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Sekarang ini sampah merupakan masalah yang serius. Kita sebagai warga negara yang baik harus bisa melindungi bumi kita dari sampah. Kesadaran di mulai dari dalam diri sendiri dan bisa diterapkan kepada orang lain. Termasuk siswa SD Negeri Tlogosih 1 .Dengan kita memberi pemahaman pada siswa SD Negeri Tlogosih 1 tentang bahaya membuang sambah sembarangan siswa akan lebih berhati–hati dalam membuang sampah.

Untuk sampah–sampah plastik siswa harus bisa menguranginya  dengan cara membawa bekal dengan menggunakan kotak nasi. Plastik merupakan sampah yang sangat berbahaya bagi lingkungan sekolah. Jika Siswa membuang sampah plastik di sungai sampah itu akan terbawa arus air sungai dan sampai laut, sampah itu akan di makan ikan dan masuk ke dalam tubuh ikan. Ikan itu tidak bisa mencerna sehingga sampah plastik itu akan mengendap di tubuh ikan, jika tidak di keluarkan dari dalam tubuh ikan sampah itu bisa mengganggu ikan itu dan lama – lama ikan itu bisa mengalami kematian.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Sampah yang di buang di jalan akan berbau busuk dan  akan mengganggu  konsentrasi pemakai, jika sampah itu sampai bergunung–gunung  bisa mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara motor yang melewatinya. Jika sampah itu di bakar akibatnya akan menyebabkan polusi udara ,untuk itu Semua siswa  harus pintar  dalam mengelola sampah dan Siswa  harus berusaha mengurangi sampah anorganik terutama yang berbahan plastik untuk menjaga kelestarian bumi, kita semua harus menyadari pentingnya penanggulangan sampah. (*)