Pentingnya Bahasa Ibu dalam Belajar Bahasa Inggris

Oleh: Sumiyatini, S.Pd.
Guru Bahasa Inggris SMPN 3 Petarukan, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang

BAHASA Ibu menjadi bahasa pertama yang dikuasai manusia sejak lahir, melalui interaksi dengan sesama anggota masyarakat. Termasuk bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga, masyarakat dan lingkungannya.

Selamat Idulfitri 2024

Selain menggunakan bahasa ibu (mother tongue), penting juga untuk mempelajari bahasa asing, dalam hal ini bahasa inggris. Namun, seringkali kita kesulitan untuk mempelajari bahsa asing karena harus secara bersamaan menggunakan dua bahasa atau lebih.

Dalam pembelajaran bahasa Inggris, anak akan lebih cepat memahami jika kita memberikan materi dalam bahasa ibu dahulu. Karena jika tiba-tiba mengajar bahasa inggris secara langsung, anak-anak secara psikis tidak siap dan secara emosional juga belum siap menerima materi baru.

Keberhasilan belajar bahasa asing juga sangat dipengaruhi oleh kematangan dalam bahasa ibu. Anak bisa mentransfer sistem makna yang dikuasainya pada bahasa ibu ke dalam bahasa baru yang ia pelajari. Sebaliknya, bahasa asing juga memperkuat bahasa ibu.

Penguasaaan Bahasa ibu sangatlah penting, karena belajar berbicara dalam bahasa ibu sangat perlu bagi perkembangan anak secara menyeluruh. Kemampuan berbahasa ibu menjadi penting sebagai pondasi seseorang mempelajari bahasa lain. Dengan bahasa ibu, kita dapat mengembangkan beberapa aspek perkembangan anak, seperti perkembangan bahasa, emosional dan perkembengan anak usia dini lainnya.

Bahasa ibu menghubungkan anak dengan budayanya, menjamin perkembangan kognitif yang meningkat, serta mendukung pembelajaran bahasa lain. Selain itu, bahasa ibu juga menjadi instrument yang menguatkan aspek kognitif anak.

Saat ini penguasaan bahasa Inggris menjadi penting, terutama karena bahasa Inggris menjadi bahasa internasional yang menghubungan hampir semua bentuk komunikasi yang ada di dunia. Kecenderungan dunia dalam penggunaan bahasa Inggris membuat banyak orang saling berlomba memasukkan anak-ananya mempelajari bahasa Inggris, sebagai salah satu keahlian yang dikembangkan. Hal ini juga berdasarkan asumsi bahwa anak lebih cepat belajar bahasa asing dari pada orang dewasa.

Faktanya, walaupun anak-anak lebih cepat belajar bahasa inggris, namun ketika tidak diseimbangkan dengan pemahaman terhadap bahasa ibu, anak juga akan sulit dalam mengembangkan kemampuannya dalam belajar bahasa Inggris.

Kemampuan dalam berbahasa Inggris terutama dalam berbicara (speaking) menjadi dambaan semua orang. Tidak heran jika orang tua melakukan beragam upaya agar anak mereka fasih dalam berbahasa Inggris. Salah satunya adalah menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu atau mother language (mother tongue).

Artinya, bahasa Inggris adalah bahasa pertama yang digunakan untuk berkomunikasi dengan anak. Harapannya, langkah ini bisa mendorong sang anak supaya lebih cepat dan lebih mudah dalam menguasai bahasa Inggris. Namun, ada yang berpendapat bahwa tindakan seperti itu justru bisa menimbulkan efek yang merugikan bagi sang anak.

Apapun itu, mempelajari bahasa Inggris jika tanpa diseimbangkan dengan pemahaman terhadap bahasa ibu ditakutnya akan membuat anak kurang memahami bagaimana budayanya. Sehingga, perlu adanya harmoni bagi anak dalam proses pembelajaran dan mampu mentransfer pengetahuan dari banyak lini. (*)