Dinkes Kota Yogyakarta Pantau Jamaah Haji Saat Tiba Di Tanah Air

HARU : Calon jamaah haji saat berpamitan dengan sanak keluarga sebelum berangkat ke tanah suci, beberapa waktu lalu. (DOKUMENTASI ANTARA/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta bakal memantau kesehatan anggota jamaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci. Selain itu, himbauan terhadap penerapan protokol kesehatan akan digencarkan, meski jamaah haji dalam kondisi sehat.

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan pelayanan fasilitas kesehatan masyarakat.

“Akan ada pemantauan melekat yang dilakukan oleh puskesmas setempat yang berkoordinasi dengan petugas surveilans di kelurahan,” ungkapnya, Kamis (21/7).

Baca juga:  Ribuan Wisatawan Langgar KTR Malioboro, Pemkot Yogyakarta Tambah Area Merokok

Lebih jauh, ia menjelaskan, petugas puskesmas akan memantau kesehatan jamaah haji setiap hari. Pemantauan tersebut dilakukan sekurang-kurangnya sepuluh hari, dan segera melakukan penanganan jika mendapati anggota jamaah haji yang mengalami gangguan kesehatan.

Pemantauan kesehatan tersebut dilakukan untuk memastikan jamaah haji yang baru tiba di Tanah Air dalam kondisi sehat dan tidak tertular penyakit. Bukan hanya virus Covid-19, namun juga penyakit-penyakit lainnya.

“Selain Covid-19, penyakit yang perlu diwaspadai adalah meningitis. Jadi jamaah haji lebih baik menunda penerimaan tamu sebagai bagian dari kewaspadaan terhadap potensi penularan berbagai penyakit,” lanjutnya.

Baca juga:  18 Pegawai Kemenag Bantul Terima Berkas Mutasi

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Nur Abadi menambahkan, jamaah haji asal Kota Yogyakarta dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 29 Juli 2022 mendatang. Dan jika tidak ada perubahan jadwal, akan tiba pada tanggal 29 Juli malam.

Menurutnya, jamaah haji yang baru datang tidak diwajibkan menjalani karantina. Akan tetapi mereka diminta menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Tes PCR dilakukan di debarkasi, dan saat sudah berada di Yogyakarta dimungkinkan akan menerima tamu, tentunya dengan protokol kesehatan ketat,” imbuhnya.

Baca juga:  DP3 Sleman: Panen Raya Diprediksi Mundur Dua Bulan

Tercatat, di tahun ini Pemerintah Kota Yogyakarta memberangkatkan sebanyak 156 orang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Jamaah haji tersebut tergabung dalam kelompok terbang 20 SOC. (fif/bid)