Memotivasi Siswa dengan Gerakan Literasi

Oleh: Tati Sugiarti,S.Pd.I
Guru SDN 04 Asemdoyong, Kec. Taman, Kab. Pemalang

SITUASI Pasca Pandemi yang belum usai berdampak pada minat belajar siswa saat ini. Ditingkat Sekolah Dasar lingkungan pedesaan yang jauh dari jangkauan internet semakin menambah kemunduran dunia pendidikan sekarang.

Selamat Idulfitri 2024

Dimana situasi dan kondisi dalam pencapaian Hasil Belajar tidak diutamakan dalam kemampuan siswa untuk mendapatkan nilai yang diharapkan para pendidik dan siswa ,semua dipengaruhi oleh keadaan saat ini yaitu akibat covid-19,oleh karena itu banyak siswa yang minat belajar rendah makin merasakan hal yang mendukung mereka untuk semakin malas belajar,tapi bagi siswa yang memiliki minat belajar tinggi karena faktor tetap belajar dirumah juga banyak mengalami kendala salah satunya alat komunikasi yang tidak dimiliki olehnya.

Peran Guru disini sangat penting memberikan semangat kepada siswa-siswinya agar selalu berusaha semangat dalam belajar meskipun dalam kondisi pasca pandemi saat ini, dimana KBM melalui daring, belum bisa tatap muka secara langsung.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Pengaruh situasi ini sangat memprihatinkan,karena minat baca tulis, menghafal berhitung makin rendah ,dalam segala mata pelajaran dan tidak terkecuali mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pun mengalami hal yang sama.

Sebagai guru mata pelajaran PABP ,kami merasakan hal yang sangat jauh dari apa yang diharapkan yaitu Hasil Belajar yang baik,hal ini dikarenakan dengan kondisi saat ini, oleh karena itu kami memiliki gagasan agar anak didik kami tetap terus semangat dalam belajar meskipun kondisi saat ini kurang menguntungkan. Himbauan pemerintah yang tetap mengutamakan kesehatan dan bisa belajar dirumah saja, harus kita patuhi, tapi sebagai pendidik kami terus berupaya agar anak didik kami tidak sampai ketinggalan dalam mendapatakan pengetahuan dibidang mata pelajaran apapun ,terutama bagi kami guru mata pelajaran agama Islam dan Budi Pekerti juga berupaya membuat siswa tetap belajar dengan baik dirumah serta melalui daring .

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Dengan gebrakan ini ,kami ingin mempraktekan kepada siswa kami disekolah tempat kami mengajar,Sebab rendahnya hasil belajar siswa ketika diterangkan Kisah-Kisah Keteladanan Nabi dan Sejarah Islam lainnya ,kami menjadi sangat terinspirasi dengan apa yang pemerintah galakan

Sebagai Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti ,saya memotivasi siswa gerakan belajar dengan  literasi dirumah menggunakan point , Membaca 20 menit sebelum tidur,Membuat Reading Diary, Membentuk klub membaca.

Siswa dengan kegiatan pembiasaan membaca agar selalu bisa mengingat dan membiasakan menulis,siswa bisa menuliskan buku yang sudah dibaca dibuku, mencatat judul apa yang dibaca, sampai halaman berapa dan hal-hal yang bisa mengingat siswa dengan buku yang sudah dibacanya juga bisa meningkatkan kegiatan literasi dalam bentuk menulis.

Sebagaian besar anak-anak dalam belajar kelompok pasti ada yang merespon senang ada yang kurang menyukai, guru disini bisa sebagai jembatan moderator siswa dengan membantu mereka membentuk klub membaca, dengan memperhatikan berbagai jenis kemampuan dalam klub tersebut, jadi dalam satu klub guru bisa membagi beberapa siswa yang pandai agar bisa dibagi dalam beberapa klub didalam masing- masing kelas.jadi siswa yang kurang mampu dalam pembelajaran bisa terbantu oleh temannya yang mampu, ada pemerataan kemampuan siswa dalam klub membaca agar bisa menghasilkan hasil yang diharapkan.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Pada Mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ,kebiasaan membaca Al Qur’an juga bisa diterapkan pada materi bab lainnya seperti Tarikh Islam, Aqidah Akhlak, Figih. Dimasa pasca pandemi ini kami juga mengharapkan kepada siswa agar melakukan gerakan literasi dirumah dengan rajin membaca materi pelajaran Agama Islam dan Budi Pekerti dalam bentuk point-point gerakan likterasi dirumah yang sudah kami jelaskan diatas,harapan kami agar siswa juga tidak ketinggalan dalam penerimaan materi mapel PABP tersebut dan bisa menghasilkan hasil yang memuaskan dalam materi yang kami ajarkan. (*)