Persiapan Guru untuk Menyambut Peserta Didik Baru

Oleh: Nurtakhrimah, S.Pd.
Guru SDN 09 Kendaldoyong, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang

TAHUN ajaran baru artinya setiap sekolah diwarnai dengan wajah-wajah baru yaitu peserta didik baru yang tentunya masih merasa asing dengan lingkungan sekolah. Khususnya peserta didik kelas satu sekolah dasar, yang dulunya memiliki lingkungan sekolah di taman kanak-kanak. Kita semua tahu bahwa taman kanak-kanak pasti memiliki suasana sekolah dan belajar yang penuh dengan bermain untuk menuntun peserta didik belajar.

Selamat Idulfitri 2024

Hari-hari pertama masuk sekolah memegang peranan penting bagi peserta didik karena hari-hari itu akan memberikan kesan positif atau negatif bagi peserta didik terhadap kelas yang diikutinya. Sehingga kesan awal yang baik kepada peserta didik baru akan menjadi nilai positif untuk membuat para peserta didik baru tersebut merasa nyaman dan betah di sekolah barunya. Sebaliknya kesan awal yang buruk kepada peserta didik baru akan menjadi nilai negatif dan membuat mereka merasa tidak nyaman dan tidak betah di sekolah. Hal ini akan berdampak pada hari-hari peserta didik berikutnya di kelas tersebut.

Guru adalah sosok yang memiliki peranan yang subtansial dalam mengasosiasi para peserta didik tersebut agar mereka bisa cepat beradaptasi dan bersosialisasi dengan sesama peserta didik baru, dengan kakak kelasnya maupun dengan seluruh pihak yang ada di sekolah tersebut. Oleh karena itu khususnya untuk guru kelas satu perlu mempersiapkan beberapa cara atau langkah yang dapat dilakukan dalam meyambut dan menghadapi peserta didik baru tersebut agar mereka bisa merasa senang ketika berada di sekolah.

Langkah pertama yang bisa dilakukan dalam rangka menyambut dan menghadapi peserta didik-siswi baru yakni dengan bersikap baik dan hangat. Oleh karena itu seorang guru dianjurkan dalam menghadapi peserta didik baru agar bersikap lemah lembut, hangat dan bersahabat dengan para peserta didik baru. Hal ini cukup penting guna menanamkan mindset dalam pikiran anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan, sehingga peserta didik baru merasa betah dan nyaman di sekolah.

Tak dapat dipungkiri bahwa karakter setiap peserta didik sangat beragam begitu pula halnya dengan karakter peserta didik baru, misalnya saja yang memiliki sikap sabar, pemalu, nakal, usil dan lain-lain. Mengatasi berbagai karakter peserta didik tersebut sangat disarankan untuk menghindari sikap mengintimidasi guna meredam perilaku kurang baik yang ditunjukan oleh peserta didik tersebut.

Setiap peserta didik baru pastinya memiliki latar belakang yang berbeda, baik dari segi latar belakang budaya, ekonomi, sosial dan suku. Maka sebaiknya seorang guru mengabaikan perbedaan-perbedaan tersebut dalam memperlakukan peserta didik anda. Sikap adil terhadap setiap peserta didik tanpa memandang latar belakang bisa menciptakan rasa adil dalam setiap diri peserta didik, sehingga mereka dapat mengeksplorasi kemampuannya dengan maksimal.

Menghadapi peserta didik baru dalam proses belajar, sebaiknya dilakukan dengan penerapan metode belajar yang bervariasi sehingga peserta didik bisa merasa senang dan gembira ketika belajar. Hasilnya, anak akan selalu rindu dan betah untuk belajar di sekolah.

Selanjutnya cara menghadapi peserta didik baru adalah dengan bersikap sabar, karena bisa dipastikan peserta didik baru yang anda ajar masih minim dengan pemahaman dengan materi pelajaran yang akan anda ajarkan sehingga sangat disarankan kepada anda sebagai guru untuk bersikap sabar dan tenang dalam mengajar para peserta didik tersebut.

Gunakanlah bahasa yang paling mudah dimengerti oleh peserta didik agar materi pelajaran yang anda ajarkan bisa dipahami dengan mudah. Kosakata yang dimiliki peserta didik baru pada kelas satu sekola dasar masih sangat minim, sehingga guru harus menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh peserta didik. (*)