Sambut Hari Anak Nasional, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Seminar Pernikahan di Era Gen Z

Foto Bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo dengan Pemateri Acara Webinar Pernikahan Dini, Ukima dan Jehan pada Sabtu, 23/07/22. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) Kelompok 63 UIN Walisongo Semarang mengadakan seminar pencegahan pernikahan dini bertajuik “Menikah Dini atau Menikah Nanti?”

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama para remaja, ibu-ibu kader
posyandu, dan ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang bertempat di Balai Desa Tambahsari, Limbangan, Kendal, Sabtu (23/07/2022).

Selamat Idulfitri 2024

Ketua Pelaksana Acara Seminar, Jihan Faridah mengatakan bahwa acara ini diadakan untuk memperingati hari anak nasional sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai pernikahan dini atau pernikahan usia anak.

Baca juga:  Lima Sekolah di Bantul Miliki Kelas Khusus Olahraga, Ini Daftarnya

“Perlu kita ketahui, bahwasannya isu pernikahan dini ini memang sulit untuk dikendalikan. Pernikahan usia anak sendiri menyebabkan beberapa dampak yang tidak bisa kita sepelekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pernikahan usia dini sangat membahayakan keselamatan jiwa. Selain itu, juga perlu adanya kematangan baik secara fisik maupun mental.

“Salah satunya cukup berpengaruh pada meningkatnya angka perceraian karena kondisi emosional yang belum stabil, meningkatnya Angka kematian ibu karena kondisi fisik & reproduksi yg belum matang,” imbuhnya.

Selain itu, pemateri acara webinar, Ukima dan Jehan menjelaskan bahwasannya Pernikahan dini di indonesia menduduki angka yang cukup signifikan. Sehingga perlu adanya penyeimbangan usia pernikahan.

Baca juga:  Perbaiki Kualitas Perpustakaan, Tingkatkan Literasi Sekolah

“Remaja mempunyai peran yg penting untuk mencegah terjadinya pernikahan dini,” jelasnya. (*)