Menciptakan Kreasi Baru Menjadikan Minat Belajar

Oleh: Murini, S.Pd
Guru SD Negeri 05 Loning, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang

MENCIPTAKAN situasi dan kondisi anak yang selalu mempunyai jiwa semangat belajar adalah salah satu kondisi yang sangat perlu diperhatikan, khususnya sebagai seorang guru. Guru yang kreatif harus bisa memberikan pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan terampil. Seorang peserta didik bisa memiliki kemauan untuk belajar sumbernya adalah seorang guru yang bisa membuat peserta didik tertarik dan tidak jenuh dalam pembelajaran. Bukan hanya teknik teori dan belajar untuk ditekankan pada seorang anak, tapi mendongkrak bagaimana anak itu ada kemauan untuk belajar, mencari titik hobi yang menyenangkan pada anak, sangat membantu peserta didik dalam minat belajar. Kreativitas merupakan sebuah bagian penting dan tak terpisahkan dalam proses pendidikan seorang anak. Selain itu, menciptakan ruang yang kondusif juga merupakan membangun kreativitas anak merupakan kreativitas yang merangsang imajinasi dan kreativitas anak.

Selamat Idulfitri 2024

Kreativitas yang penulis ajarkan pada peserta didik, khususnya kelas dua adalah dengan kreatif baru, inspirasi baru, menciptakan, dan memunculkan kreatif siswa yang selalu memberikan kesan tersendiri pada peserta didik, yaitu saat pembelajaran, selalu menghadirkan kreativitas-kreativitas yang baru untuk belajar yaitu dengan cara seorang guru menanyakan hobi masing-masing siswa untuk membuat mainan yang mereka senangi. Contohnya salah satu siswa laki-laki senang dengan mainan mobil-mobilan, maka guru akan menyuruh untuk membuat mainan mobil dengan berbagai kreativitas yang mereka bawa dari rumah untuk membuat mainan yang mereka senangi, dan dari kreativitas mereka masuklah pembelajaran yang ada kaitannya dengan mobil-mobilan, contohnya dengan menanyakan jumlah roda, menanyakan kenapa mobil bisa berjalan, menanyakan warna mobil dan lain-lain. Dengan kreativitas mainan yang dibuat juga akan masuk dalam pembelajaran matematika, Bahasa Indonesia, PPKn , dengan trik seperti itu sangat membantu anak untuk berpikir dan merangsang daya ingat anak. Suatu contoh lagi seorang siswa perempuan suka dengan permainan boneka, maka seorang guru harus menyiapkan bahan untuk membuat boneka yang mereka suka. Dari metode yang penulis gunakan, ternyata banyak sekali siswa yang antusias untuk belajar dan siswa sangat puas dengan hasil karya mereka.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Penerapan kreativitas baru sangat menyenangkan, di mana seorang siswa dicintai keinginannya tidak merasa tertekan atau bosan karena harus fokus dalam pembelajaran yang kita sampaikan berupa teori yang membuat siswa jenuh dan bosan. Kreativitas baru juga akan berkaitan dengan kurikulum merdeka, di mana seorang anak bebas dalam menggunakan trik belajar sesuai dengan bakat dan kemampuan anak, sesuai dengan ahli yang dimiliki. Jadi dapat dikatakan, teknik ini sangat mendukung sekali dengan mempelajari siswa dan karakter siswa yang sesuai keinginan dan kemampuan, agar nantinya bisa meraih tujuan dan harapan pendidikan yang  baik dengan arah kemampuan sesuai kemampuan anak. (*)