Pemkot Pekalongan Mulai Rehab 444 RTLH

BANGUN: Sebuah rumah KPM saat dilakukan rehab di Kecamatan Pekalongan Utara, Senin (1/8). (ANTARA/JOGLO JATENG)

PEKALONGAN, Joglo Jateng – Pemerintah Kota Pekalongan, pada tahun ini siap merehabilitasi 444 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga kurang mampu. Program tersebut kini sudah mulai direalisasikan.

Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pekalongan Heryu Purwanto mengatakan, bahwa pemkot terus berupaya menuntaskan rehab RTLH. Dengan mengalokasikan anggaran rumah warga keluarga penerima manfaat (KPM) kurang mampu untuk dilakukan pemugaran.

Selamat Idulfitri 2024

“Total besaran program RTLH ini, setiap KPM akan mendapat bantuan sebesar Rp10 juta yang penggunaanya Rp8,5 juta untuk bantuan pembelian material dan Rp1,5 juta untuk upah tukang yang diserahkan kepada masing-masing KPM,” terangnya di Kota Pekalongan, Senin (1/8).

Menurutnya, jumlah rumah tidak layak huni yang akan direhabilitasi pada 2022 tersebut meningkat. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sebanyak 374 rumah.

Ia mengatakan, adapun realisasi capaian pelaksanaan rehabilitasi RTLH pada 2021 yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebanyak 244 rumah, Dana Alokasi Khusus (DAK) 130 rumah, dan dana program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) sebanyak 8 rumah.

“Progres saat ini adalah program RTLH 2022 masih dalam tahap sosialisasi pada warga melalui kelurahan terkait. Dengan perencanaan transfer uang bantuan dan alat-alatnya,” jelasnya.

Heryu Purwanto mengatakan, para penerima rehab RTLH sebagian besar warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara, yang rumahnya sering terdampak banjir dan rob.

Adapun untuk pekerjaan fisik sudah mulai pengiriman material dan persiapan tukang yang diserahkan semuanya ke penerima manfaat. Sedangkan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman senantiasa mendampingi agar tidak salah dalam pelaksanaannya nanti.

“Program RTLH ini memang dari usulan warga yang membutuhkan yang disampaikan kepada DPRD dan ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” imbuhnya. (ara/all)