Dahsyatnya Efek Mathematical of Fingering System

Oleh: Indra Cahyastika, S.Pd
Guru SD Negeri Kuwu 1, Kec. Dempet, Kab. Demak

PENDIDIKAN merupakan salah satu wadah untuk melahirkan generasi yang berkualitas dan mandiri. Oleh karena itu, pendidikan juga dituntut memiliki kualitas yang baik dengan terus belajar, khususnya dengan mempelajari matematika, karena matematika sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai contoh dalam hal jual beli, hutang piutang, dan pembuatan sebuah produk. Kesimpulannya, matematika memegang peranan penting karena manusia tidak lepas dari permasalahan, sedangkan permasalahan itu perlu diselesaikan. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, diperlukan pemikiran yang kritis.

Selamat Idulfitri 2024

Berdasarkan pengamatan pembelajaran matematika di kelas II SD Negeri Kuwu 1, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, sebagian besar peserta didik kurang menguasai operasi perkalian. Pada materi fakta dasar perkalian, nilai rata-rata klasikal masih rendah. Dengan kenyataan tersebut, maka guru hendaknya mengubah sistem yang selama ini kurang berhasil dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi perkalian, terutama penguasaan konsep fakta dasar perkalian yakni dengan menerapkan suatu strategi pembelajaran yang mudah, cepat, tepat dan menyenangkan, yaitu dengan Mathematical of Fingering System .

Mathematical of Fingering System adalah teknik untuk mempermudah penyampaian materi perkalian. Sistem atau teknik pembelajaran sering disama artikan dengan metode pembelajaran. Gerlach dan Ely, 1980 (dalam Uno, 2008: 2) menyatakan bahwa teknik atau sistem adalah jalan, alat, atau media yang digunakan oleh guru untuk mengarahkan kegiatan peserta didik ke arah tujuan yang ingin dicapai. Sedangkan metode adalah cara yang digunakan guru dalam menjalankan fungsinya merupakan alat untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Menurut penulis, antara sistem dan metode adalah sama-sama cara yang digunakan untuk menyampaikan materi supaya materi dapat diterima oleh peserta didik dengan mudah. Perbedaannya jika sistem merupakan kata benda sedangkan metode merupakan kata kerja. Mathematical of Fingering System adalah cara berhitung (operasi kali-bagi-tambah-kurang) dengan menggunakan jari-jari tangan untuk anak usia 4-12 tahun (Wulandari, 2000: 4). Jadi, Mathematical of Fingering System adalah alat atau media yang berbentuk jari yang digunakan guru untuk mengarahkan peserta didik untuk mencapai keberhasilan dalam belajar matematika.

Pengajaran dengan teknik ini sangat menyenangkan karena menggunakan kaidah-kaidah mengajar berhitung. Kaidah-kaidah tersebut antara lain: a) Dimulai dengan memahami konsep bilangan, lambang bilangan dan operasi hitung dasar; b) mengajarkan cara berhitung dengan jari-jari tangan; c) prosesnya diawali, dilakukan, dan diakhiri dengan gembira. Nilai lebih dari Mathematical of Fingering System adalah (1) alat tersedia dan tidak perlu beli; (2) alat tidak akan pernah tertinggal atau disita pada waktu ujian; dan (3) tidak memberatkan memori otak.

Penggunaan Mathematical of Fingering System yang telah diterapkan pada pembelajaran matematika materi fakta dasar perkalian di Kelas 2 SD Negeri Kuwu 1, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak dirasa sangat memberikan efek yang dahsyat pada peserta didik. Melalui penggunaan Mathematical of Fingering System, didapatkan fakta bahwa aktivitas guru dan aktivitas peserta didik meningkat, peserta didik juga lebih senang dan asyik dalam mengikuti pembelajaran matematika khususnya materi fakta dasar perkalian, serta mendorong peserta didik untuk aktif terlibat selama proses pembelajaran. Dengan meningkatnya aktivitas guru dan peserta didik, maka berpengaruh terhadap pemahaman matematika di Kelas 2 SD Negeri Kuwu 1, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak. (*)