Sekolah Jadi Prioritas Penanaman Budaya Sehat

  • Bagikan
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. (ANTARA/JOGLO JATENG)

JAKARTA, Joglo Jateng – Lingkungan sekolah dan keluarga menjadi prioritas penanaman budaya hidup sehat. Hal itu untuk meningkatkan daya tahan anak bangsa dari berbagai ancaman penyakit. Sehingga edukasi pemenuhan gizi anak harus dilakukan konsisten.

“Munculnya beragam penyakit di dunia menuntut kita sebagai bangsa untuk selalu meningkatkan daya tahan tubuh setiap anak bangsa. Yaitu lewat penyebarluasan budaya hidup sehat di Tanah Air,” tegas Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Selasa (9/8).

Adapun hasil Survei Status Gizi Indonesia (SGI) 2021 menunjukkan satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting. Lalu satu dari 10 anak mengalami gizi kurang. Menurutnya, kondisi itu dikarenakan tingginya angka anemia dan kurang gizi pada remaja putri sebelum nikah. Sehingga saat hamil menghasilkan anak stunting.

Rerie, sapaan akrabnya menilai, kondisi tersebut harus segera diatasi dengan konsisten dan edukasi budaya hidup sehat yang masif terhadap masyarakat luas. “Peringatan Pekan Air Susu Ibu (ASI) Sedunia pada 1-7 Agustus lalu, diwarnai dengan sosialisasi masif manfaat ASI kepada masyarakat luas di Tanah Air.  Upaya itu harus dijadikan program nasional yang masif dan terukur,” paparnya.

Baca juga:  Disrupsi Jadi Tantangan Sekaligus Peluang

Apalagi, tambahnya, data Kantor Staf Presiden melalui siaran persnya menyebutkan, terjadi penurunan jumlah bayi yang mendapat ASI eksklusif di Indonesia. Yaitu pada tahun 2018 tercatat 68,7 persen bayi mendapat ASI eksklusif. Lalu, di 2019 tercatat 65,8 persen mendapat ASI eksklusif, dan pada 2021 hanya 53,5 persen bayi yang mendapat ASI eksklusif. “Padahal ASI eksklusif merupakan salah satu pemasok gizi terbaik bagi calon penerus bangsa ini,” katanya.

Karena itu, ia sangat berharap para pemangku kepentingan mengakselerasi sejumlah upaya yang mampu mewujudkan generasi penerus bangsa. Dengan harapan memiliki daya tahan secara fisik dan mental yang tangguh.

Selain itu, ia menilai edukasi masif terkait pentingnya menerapkan budaya hidup sehat merupakan langkah strategis yang harus konsisten ditanamkan kepada masyarakat luas. “Lingkungan sekolah dan keluarga harus menjadi prioritas untuk menumbuhkan kesadaran penerapan budaya hidup sehat di masyarakat,” tandasnya.(ara/ziz)

  • Bagikan