Belajar Nilai Tempat dengan Ice Cream Stick

Oleh: Murini, S.Pd
Guru SD Negeri 05 Loning, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang

BELAJAR merupakan awal dari suatu tahap untuk mengetahui dan mencerna suatu peristiwa yang pernah dialami, sehingga selalu akan menjadi memori yang selalu diingat dari pengalaman yang pernah dipelajari. Belajar adalah kebutuhan hidup untuk bisa menciptakan hal yang baru dan menarik dalam memproses kehidupan, walau itu harus melewati waktu dan perjuangan yang panjang dan melelehkan. Ketika menemukan suatu ide pemikiran dari belajar, akan tumbuh kreasi baru yang akan menciptakan sebuah karya yang dan seni kreativitas yang unik dan menyenangkan. Maka dari itu, sebagai seorang guru sangat penting untuk belajar memproses ide pemikiran yang cemerlang untuk di ajarkan untuk peserta didiknya. Karena pada hakikatnya, seorang guru mempunyai tujuan dan harapan tersendiri untuk peserta didiknya yang nantinya akan menciptakan generasi penerus yang berkompetensi dan kreatif dalam kemampuan yang dimilikinya.

Selamat Idulfitri 2024

Pada pembelajaran yang penulis gunakan dengan kompetensi dasar nilai tempat suatu bilangan adalah trik belajar dengan bermain yang cukup menarik, yaitu dengan kreativitas barang bekas stik es krim. Bahan tersebut merupakan alat pembelajaran yang penulis gunakan untuk bilangan nilai tempat pada kelas dua. Belajar menggunakan bekas barang yang kita gunakan adalah seni kreativitas yang akan menarik sekali untuk media pembelajaran.

Nilai tempat bilangan adalah nilai dari suatu tempat bilangan tertentu, yaitu meliputi ratusan, puluhan, dan satuan. Dengan stik es, bekas penulis menggunakan pembelajaran yang sangat menarik untuk peserta didik. Cara pembuatannya cukup mudah, yaitu bahan-bahan yang penulis gunakan antara lain 300 stik es, lem perekat kayu, cat warna, dan kawat.

Cara alat tersebut yaitu dengan membentuk suatu tempat dari stik es membentuk tempat, yaitu untuk ratusan dibentuk dengan bangun ruang persegi panjang, untuk puluhan dibentuk seperti bangun kubus, dan satuan dibentuk seperti segitiga. Setelah semua terbentuk, lalu diberi cat warna yang menarik agar tampak indah, lalu tancapkan kawat pengikat untuk menempatkan ke papan, hiasilah papan itu dengan gambar yang menarik supaya nantinya peserta didik asyik dan senang dalam belajar dan lebih fokus untuk memperhatikan pelajaran. Pada masing-masing bangun yang terbentuk, tulis dengan nilai tempat ratusan, puluhan, satuan.

Kemudian tata cara mengajarkan kepada siswa, contohnya seorang guru akan menuliskan beberapa soal, yaitu nilai tempat bilangan 235 yaitu sudah jelas bilangan 2 menempati ratusan yang membutuhkan 200 stik, 3 menempati puluhan yang membutuhkan 30 puluh stik, 5 menempati satuan yang membutuhkan 5 stik. Siswa memasukkan jumlah stik sesuai dengan bangun ruang yang sudah tertulis ratusan, puluhan, satuan, di papan nilai tempat, dan siswa menuliskan di papan yang tersedia. Ternyata hasil yang diperoleh dalam belajar bilangan dengan bermain dengan stik sangat menarik. Selain itu, siswa semakin berkompetensi dan minat belajar siswa semakin meningkat.

Harapan pembelajaran dengan alat pembelajaran menggunakan stik es adalah suatu contoh pengalaman yang nantinya menjadi pengalaman siswa nantinya, dan selalu ingat dengan apa yang dipelajari. Karena belajar adalah sebuah pengalaman yang akan nantinya dijadikan penerapan untuk proses ke depan dalam mengembangkan daya pikir untuk bisa menjadi yang terbaik dan berkembang sesuai dengan apa yang diperoleh dari sebuah pengalaman. (*)