Pemkab Bantul Gelar Lima Pagelaran Budaya

DOKUMENTASI: Even budaya labuhan yang dilaksanakan di Pantai Goa Cemara, Bantul, beberapa waktu lalu. (DOKUMENTASI ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten Bantul akan menggelar lima pagelaran budaya secara bersamaan. Event tersebut akan berlangsung dari Kamis (11/8) hingga Minggu (14/8). Dengan dilaksanakan even budaya ini, diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Bantul. Sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi masyarakat dan daerah.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi memaparkan, lima pagelaran budaya tersebut yakni Labuhan Mina Bahari 45 di Pantai Depok, Kirab Budaya Imogiri dan Nguras Enceh di Komplek Makam Raja-raja Mataram. Kemudian Jodhangan Gua Cerme dan Labuhan Hondodento di Cepuri, Parangkusumo.

Selamat Idulfitri 2024

“Labuhan Mina Bahari 45 ini di hari Kamis pukul 13.09 WIB. Sementara di hari dan jam yang sama ada Kirab Budaya dari Terminal Imogiri sampai Pajimatan,” ujarnya, Rabu (10/8).

Baca juga:  Gelombang Arus Balik di Terminal Jombor Diprediksi Berlanjut Hingga Selasa

Ipung, sapaannya menjelaskan, bahwa Pagelaran Ngurah Enceh yang merupakan tradisi ritual tahunan pengisian tempayan di Makam Raja-Raja Mataram yang diselenggarakan Jumat (12/8) pukul 20.00 WIB. Sedangkan ritual Labuhan Hondodento bertempat di Cepuri, Parangkusumo pada Sabtu (13/8) pukul 08.00 WIB.

“Jodhangan Gua Cerme akan diselenggarakan Minggu (14/8), mulai pukul 09.00 WIB dari Terminal Srunggo sampai pelataran Gua Cerme,” bebernya.

Meskipun pada pekan ini terdapat lima pagelaran budaya, Ipung meragukan adanya kenaikan kunjungan wisatawan di hari biasa (weekday) tersebut. Katena menurutnya tidak ada hari libur dalam kalender ini.

Baca juga:  Ekonomi Sirkular sebagai Solusi Masalah Sampah

“Memang perkiraan kami tidak akan banyak mendatangkan wisatawan. Terlebih legiatan ini dilaksanakan saat hari kerja aktif,” katanya.

Namun demikian, walaupun kegiatan ini dilaksanakan saat hari kerja aktif, ipung berharap pagelaran budaya ini tetap akan menarik wisatawan utnuk datang. Sehingga dapat memberikan pemasukan untuk Bantul dan mendorong pemulihan ekonomi daerah.

“Harapannya event budaya semakin digarap sebagai sebuah event yang mampu menarik minat wisatawan. Sehingga memiliki efek yang baik untuk menggerakkan perekonomian masyarakat dan daerah,” tukasnya.