Augmented reality dengan Memanfaatkan Aplikasi Zappar

Oleh: Inayatul Ulya, S.Pd
Guru SD Negeri Sidomulyo 1, Kec. Dempet, Kab. Demak

SETELAH munculnya wabah Covid-19 serta kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat, memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia pendidikan. Semua institusi pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses pembelajaran. Setiap guru dituntut membuat inovasi baru, untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa. Penulis. Sayangnya, tak semua guru paham dan mampu berinovasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Kebanyakan dari guru masih belum bisa menyesuaikannya karena terkendala sarana dan prasarana.

Selamat Idulfitri 2024

Salah satu teknologi yang banyak diperbincangkan saat ini adalah teknologi Augmented reality. Teknologi augmented reality dan virtual reality baru-baru ini banyak diperbincangkan di kalangan perusahaan-perusahaan teknologi dunia. Penulis mencoba untuk memanfaatkan teknologi Augmented reality dalam kegiatan pembelajaran yang penulis lakukan. Termasuk belum lama ini, Zappar juga telah meluncurkan satu set peralatan yang dapat digunakan untuk membuat konten-konten augmented reality dan virtual reality.

Sebelum menggunakan media augmented reality, siswa hanya mengamati gambar melalui buku paket saja yang sulit dibayangkan mereka karena bentuknya hanya dua dimensi. Dengan menggunakan media augmented reality, siswa tidak hanya mengamati dalam bentuk dua dimensi tetapi langsung melihat bentuk empat dimensi, menyerupai aslinya.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Augmented Reality (AR) dapat didefinisikan sebagai sebuah teknologi yang mampu menggabungkan benda maya dua dimensi atau tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan yang nyata, kemudian memunculkannya atau memproyeksikannya secara real time. Augmented Reality dapat digunakan untuk membantu memvisualisasikan konsep abstrak untuk pemahaman dan struktur suatu model objek. Beberapa aplikasi Augmented Reality dirancang untuk memberikan informasi yang lebih detail pada pengguna dari objek nyata.

Pemanfaatan media pendidikan menggunakan Augmented Reality dapat merangsang pola pikir peserta didik dalam berpikiran kritis terhadap sesuatu masalah dan kejadian yang ada pada keseharian. Karena sifat dari media pendidikan adalah membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan ada atau tidak adanya pendidik dalam proses pendidikan, sehingga pemanfaatan media pendidikan dengan augmented reality dapat secara langsung memberikan pembelajaran di mana pun dan kapan pun peserta didik ingin melaksanakan proses pembelajaran.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Media Pembelajaran AR dapat memvisualisasikan konsep abstrak untuk pemahaman dan struktur suatu model objek memungkinkan AR sebagai media yang lebih efektif sesuai dengan tujuan dari media pembelajaran. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan Augmented reality adalah dengan aplikasi Zappar.

Zappar adalah salah satu bentuk augmented reality. Dengan zappar Anda bisa membuat media Augmented Reality yang tidak sekedar menampilkan animasi namun juga gambar, video bahkan game dalam bentuk link. Namun aplikasi Zappar juga memiliki kelemahan. Ketika kita memanfaatkan Akun Zappar yang gratis akun tersebut hanya berlaku selama 30 hari. (*)