Teliti Teks Iklan Kuliner Semarang, Nanik Setyawati Sukses Jadi Doktor ke-115 UPGRIS

  • Bagikan
Foto Screen Shot Nanik Setyawati dalam sidang terbuka untuk meraih gelar doktornya dalam program studi Linguistik fakultas ilmu budaya pada Jumat, 12/08/22. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng– Salah seorang dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) berhasil meraih gelar doktor pada program studi Linguistik fakultas ilmu budaya Universitas Sebelas Maret. Ia adalah Nanik Setyawati, dosen UPGRIS ke-115 yang berhasil meraih gelar doktoral.

Pada Jumat (12/8) lalu, Nanik mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Sistem Appraisal dalam Tahapan Pemasaran pada Teks Iklan Kuliner Khas Semarang di Media Internet” di hadapan para promotor, yakni Prof Drs Riyadi Santosa MEd PhD (Promotor) dan Prof Dr Sumarlam MS (Ko-promotor).

Tujuan dari penelitian disertasi Nanik diantaranya untuk mendeskripsikan peranti appraisal teks iklan kuliner khas Semarang di media internet di tahap perintisan.

Selain itu juga mendeskripsikan peranti appraisal teks iklan kuliner khas Semarang di media internet di tahap kompetitif, serta mendeskripsikan peranti appraisal teks iklan kuliner khas Semarang di media internet di tahap retentif.

Nanik melakukan penelitian mengenai teks kuliner iklan di Semarang ini dengan pendekatan kualitatif, dan dilakukan melalui media internet khususnya di website.

“Penentuan sampel secara purposive sampling. Sumber data berasal dari 209 teks (memuat 386 data) yang tersebar pada teks di tahap perintisan, kompetitif, dan retentif,” jelasnya.

Baca juga:  Pemprov Jateng Segera Rumuskan Perda Pendanaan Pesantren

Ia menambahkan, Metode simak dengan teknik dasar berupa teknik sadap dan teknik simak bebas libat cakap sebagai teknik lanjutan yang dimanfaatkannya dalam proses mengumpulkan data.

“Prosedur analisis data dengan alur analisis model Spradley, yaitu analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Di tahap periklanan perintisan ditemukan jenis teks deskripsi dengan struktur yang rapi. Di tahap periklanan kompetitif terdapat teks deskripsi dan teks eksposisi (eksposisi analitis dan eksposisi hortatori). Struktur teks deskripsi dan teks eksposisi analitis terlihat rapi, sedangkan struktur teks eksposisi hortatori kurang begitu rapi,” imbuhnya.

Sidang gelar doktoral yang dilakukan secara terbuka ini juga dihadiri langsung oleh Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati MHum beserta pejabat struktural lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Suciati mengaku bangga dengan keberhasilan Nanik dalam meraih gelar doktornya. Menurutnya, hal ini dapat menambah sumber daya manusia khususnya dosen UPGRIS yang semakin unggul.

“Kami selalu memberikan kesempatan kepada tenaga tendik atau dosen untuk terus belajar di dalam atau luar negeri. Semakin banyak dosen yang bergelar doktor akan membawa dampak positip bagi kampus UPGRIS,” ucapnya.

(hms/mg2)

  • Bagikan