Tingkatkan Geliat Ekonomi, Pemkab Kudus Gencarkan Program di Bidang Usaha

  • Bagikan
ILUSTRASI: Salah satu pelatihan yang digelar di Disnaker Perinkop UKM Kudus untuk meningkatkan kemampuan masyarakat. (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke-77 kali ini mengangkat tema Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat. Dalam momen ini pertumbuhan ekonomi pasca pandemi terus dilakukan oleh masing-masing daerah, khususnya Kabupaten Kudus (17/8).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kembali perekonomian masyarakat. Baik pelaku UMKM, PKL, maupun pelaku usaha lainnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, sektor UMKM saat ini sudah mengalami pertumbuhan. Yakni tumbuh 5,19 persen dari sebelumnya.

“Betul, UMKM untuk saat ini sudah mulai bangkit. Dan kami dari dinas sendiri telah mengupayakan bagaimana untuk menumbuhkembangkan kembali UMKM pasca pandemi ini. Harapannya UMKM bisa naik kelas,” ucapnya.

Baca juga:  Masjid Agung Kudus Ketambahan 2 Ekor Kambing Kurban

Sementara itu, pihaknya juga mempunyai program dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian di Kudus. Yakni pelatihan dari sumber dana alokasi khusus (DAK) non fisik, maupun dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

“Dari DAK itu ada pelatihan di bidang fashion, kuliner dan sebagainya. Juga mengadaka expo UMKM, dan MoU antara PUK PT. Djarum dengan 60 pelaku UMKM. Kemudian di DBHCHT kami membuka sebanyak 85 pelatihan bagi buruh rokok dan keluarga buruh rokok,” tuturnya.

Tidak hanya sampai di situ, menurutnya dinas juga berkolaborasi dengan akademisi terkait untuk melakukan pendampingan terhadap UMKM.

“Harapannya, dengan adanya pelatihan-pelatihan bagi UMKM maupun buruh rokok dapat bermanfaat bagi mereka. Yakni dalam mendapatkan kemampuan yang mampu digunakan kedepannya,” pungkasnya.

(sam/mg2)

  • Bagikan