Quintana didiskualifikasi dari Tour de France Karena Konsumsi Tramadol

  • Bagikan
FOKUS: Pebalap Kolombia Nairo Quintana dari tim Arkea-Samsic mengayuh sepeda di tanjakan Col du Granon Serre Chevalier yang menempuh rute sejauh 151,7km dari Albertville ke Col du Granon Serre Chevalier, beberapa waktu lalu. (ANTARA/JOGLO JATENG)

PARIS, Joglo Jateng – Pebalap Kolombia dari tim Arkea-Samsic, Nairo Quintana, didiskualifikasi dari Tour de France tahun ini. Setelah terbukti positif menggunakan tramadol, demikian diumumkan Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI), Rabu (17/8).

“UCI mengumumkan pebalap Kolombia Nairo Alexander Quintana Rojas telah dikenai sanksi atas pelanggaran larangan penggunaan tramadol dalam kompetisi sebagaimana diatur dalam Aturan Medis UCI yang bertujuan melindungi keselamatan dan kesehatan pebalap, mengingat efek samping dari zat ini,” kata UCI dalam pernyataan tertulis.

Runner-up Tour de France dua kali ini finis posisi keenam dalam balapan tahun ini yang berakhir 24 Juli lalu. Adapun obat pereda nyeri jenis tramadol itu telah dilarang digunakan dalam kompetisi oleh UCI sejak 2019. Namun tidak menyalahi aturan anti-doping.

Baca juga:  Dipermalukan, Peluang Juara Sevilla Meredup

“Sesuai dengan Aturan Medis UCI, pebalap didiskualifikasi dari Tour de France 2022. Banding dapat diajukan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam 10 hari ke depan,” tulis UCI.

Mengingat ini merupakan pelanggaran pertamanya maka Nairo Alexander Quintana Rojas tidak diberi sanksi larangan berkompetisi. Dirinya masih dapat berpartisipasi dalam kompetisi lain.

Direktur Balapan Javier Guillen menyampaikan, pebalap 32 tahun itu dijadwalkan mengikuti Vuelta a Espana yang akan dimulai Jumat (19/8) di Belanda. Quintana dapat mulai balapan, sesuai dengan aturan.

“Tapi kami bisa menghormati apa pun keputusan tim. Dia memang telah dicoret dari Tour de France, tapi masih dapat mengikuti Vuelta,” katanya seperti dilaporkan AFP. (ara/fat)

  • Bagikan