Pati  

Tari Pesantenan, Gambaran Cikal Bakal Pati

PENTAS: Pertunjukan Tari Pesantenan dalam kegiatan Media Tradisional di di Sanggar Paringga Jati Raras, Semampir, Kabupaten Pati, akhir pekan lalu. (HUMAS/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Salah satu dari sekian banyak tari tradisional yang Indonesia miliki ialah Tari Pesantenan. Tarian tersebut merupakan kesenian asli Kabupaten Pati. Konon, Drama Tari Pesantenan merupakan tarian sejarah yang menggambarkan berdirinya Kadipaten Pati.

Adapun tarian ini menceritakan tentang peperangan dan babat hutan untuk memperluas wilayah Kadipaten Pati. Di dalamnya dapat ditemui tentang keberagaman dan kearifan budaya lokal. Bahkan aktivitas masyarakat juga digambarkan dalam tarian pesantenan tersebut.

Selamat Idulfitri 2024

Anggota DPRD Jateng Kartina Sukawati mengatakan bahwa tarian dan kesenian tersebut patut dilestarikan. Kebudayaan yang salah satu unsurnya adalah seni menjadi dasar dalam membentuk karakter bangsa yang kuat dan berjati diri.

Baca juga:  600 PPPK Terima SK

“Untuk itu menjaga serta melestarikan seni budaya tradisional menjadi hal yang wajib dilakukan. Hal itu demi meneguhkan ciri bangsa yang besar dan kaya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kesenian tradisional menjadi bagian budaya bangsa, butuh dukungan untuk eksis dan berkembang. Keterlibatan semua kalangan dalam nguri-uri seni tradisional diharapkan mampu untuk melestarikan budaya dan nilai luhur bangsa.

Sementara itu, Budiono selaku pegiat seni menambahkan, perlu sikap positif dalam menghadapi perkembangan zaman serta perkembangan teknologi. Menurutnya, teknologi serta perkembangan zaman sekarang ini berdampak pada seni kebudayaan tradisional. Ia berharap seni budaya tradisional tidak habis tergerus oleh hal tersebut.

Baca juga:  Dewan Harapkan Pengelola Wisata di Pati Lebih Kreatif

“Tidak dipungkiri, penting bagai kita untuk bersikap positif dengan memanfaatkan teknologi serta perkembangan zaman di seni tradisional yang kita miliki. Hal ini agar kita dapat terus beradaptasi dari waktu ke waktu,” tukasnya. (hms/mg1/ziz)