Penyempurnaan Sistem Pendidikan Butuh Dukungan Publik

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. (ANTARA/JOGLO JATENG)

JAKARTA, Joglo Jateng – Penyempurnaan seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) sedianya agar lebih adil dan transparan membutuhkan dukungan publik. Hal itu dalam rangka mewujudkan pelaksanaan sistem pendidikan nasional yang lebih baik.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengubah sistem seleksi masuk perguruan tinggi jalur SBMPTN dengan menghapus tes mata pelajaran. Seleksi masuk perguruan tinggi yang diberlakukan saat ini dinilai menurunkan kualitas pembelajaran.

Selamat Idulfitri 2024

“Berbagai upaya untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik seharusnya didukung. Apalagi ini berkaitan dengan dunia pendidikan, yang merupakan salah satu jalan bagi bangsa ini untuk membangun sumber daya manusianya,” terang Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Kamis (8/9).

Baca juga:  Bank Jateng Raih Dua Platinum di Ajang ICCA 2024

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, perubahan sistem seleksi masuk PTN yang baru harus benar-benar didasari pertimbangan yang matang. Sehingga sistem tersebut mampu menjawab permasalahan yang dihadapi selama ini.

Selain itu, ia menginginkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terbuka dalam menerima masukan terhadap sistem baru seleksi masuk PTN itu. Yakni dalam rangka menyempurnakan sistem pendidikan nasional.

“Penyelenggaraan pendidikan selain ditujukan untuk membangun sumber daya manusia dari sisi intelektual lewat pengajaran berbagai ilmu pengetahuan. Juga wajib menanamkan nilai-nilai luhur yang mampu menjadi landasan perilaku yang baik bagi para peserta didik lewat sistem yang diterapkan,” paparnya.

Baca juga:  BRIN: Tak Ada Kaitan Banjir dengan Kemunculan Selat Muria

Ia melanjutkan, sistem yang mumpuni membutuhkan orang-orang yang berintegritas tinggi dalam menjalankannya. Menurutnya, selain upaya penyempurnaan sejumlah sistem yang ada, juga dibarengi upaya peningkatan integritas para pelaksana sistem tersebut.

“Tanpa integritas yang tinggi, pelaksanaan sistem yang berlaku selalu saja menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

Rerie berharap penyempurnaan sistem pendidikan nasional dapat terus diupayakan dan didukung semua pihak. Hal itu sebagai bagian dari upaya negeri ini membangun SDM yang berkarakter dan berdaya saing agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.(ara/mg3/ziz)