Pemetaan Jadi Acuan Pemerataan Pembangunan

  • Bagikan
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sleman, Tri Nugroho. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Pembangunan di Kabupaten Sleman sedianya dilaksanakan secara merata. Hal ini tentunya dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang ada. Sehingga program pembangunan dapat dengan mudah diakses masyarakat.

Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sleman Tri Nugroho mengatakan, untuk merancang dan melaksanakan program pembangunan harus dilakukan pemetaan wilayah. Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan cara menentukan wilayah serta program pengembangannya.

“Dalam menentukan program, ada hal penting yang bisa dijadikan acuan, yaitu pemetaan wilayah. Karena dari pemetaan tersebut dapat kita tentukan program-program apa yang sesuai. Tentunya dengan harapan dapat tepat sasaran ke masyarkat,” ujarnya kepada Joglo Jogja, Kamis (22/9).

Selain pemetaan wilayah, menurutnya, perencanaan pembangunan daerah juga merupakan fungsi yang sangat penting dan strategis. Dari perencanaan tersebut dapat dilihat, daerah akan dibawa kemana, dengan tetap mempertimbangkan potensi dan sumber daya yang dimiliki.

Sebagai contoh, lanjutnya, untuk pembangunan wilayah Sleman Barat, akan difokuskan pada program-program pertanian. Selain luas wilayahnya mendukung, Sleman Barat juga menjadi lumbung pangan bagi Kabupaten Sleman.

“Dengan luas wilayah pertanian yang besar, Sleman Barat akan kita fokuskan pada sektor pertanian. Berbeda dengan wilayah timur, disana memang lebih banyak program pembangunannya,” katanya.

Baca juga:  Tegur Oknum Pelaku Wisata Nuthuk Wisatawan

Berbagai program tersebut, menurutnya, dapat dilakukan dengan mengacu pada pemetaan wilayah. Sehingga dapat terlaksana dengan baik untuk menunjang potensi daerah. “Tentunya semua program tersebut harus juga melihat anggaran yang ada. Anggaran itu harus dioptimalkan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia memaparkan, program pembangunan di tengah pandemi merupakan sebuah tantangan. Namun demikian, hal ini tidak boleh menyurutkan semangat dan optimisme dalam menggapai keberhasilan pemulihan ekonomi, khususnya dalam sektor pembangunan.

Pihaknya berharap, dengan adanya pemetaan-pemetaan tersebut, pembangunan di Kabupaten Sleman bisa lebih cepat dilakukan. Dengan pemetaan dan design yang baik, akan lebih mudah bagi masyarakat untuk mengakses program pembangunan pemerintah.

“Harapannya bisa cepat, apalagi di tahun 2023 mendatang, dengan penurunan kasus Covid-19. Semoga akan lebih cepat lagi pelaksanaannya. Karena jika berbicara tentang tujuan pembangunan itu sendiri, jawabannya tentu adalah kesejahteraan masyarakat. Semakin cepat pembangunan, semakin cepat pula kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(mg1/ziz)

  • Bagikan