Time Quiz Tingkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa

Oleh: Indah Sofiyana, S.Pd.SD.
Guru SDN 01 Purwosari, Kec. Comal, Kab. Pemalang

KEMAMPUAN guru dalam pembelajaran menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Sedang keberhasilan pembelajaran siswa sangat ditentukan oleh aktivitas siswa dalam proses pembelajaran yang diciptakan guru. Pembelajaran yang menarik dan suasana kelas yang hidup akan menumbuhkan semangat belajar yang tinggi pada siswa. Untuk menciptakan suasana tersebut, guru harus menggunakan berbagai cara, baik itu dengan media, alat peraga, ataupun metode pembelajaran yang digemari siswa.

Selamat Idulfitri 2024

Materi tentang Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan merupakan salah satu materi yang kurang menarik dan kurang diminati siswa karena menuntut siswa untuk menghafal. Selama ini, materi Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan diajarkan dengan cara melihat gambar dan menggunakan metode ceramah, sehingga terasa begitu membosankan bagi siswa dan hasil belajar pun relatif rendah. Untuk itu, penulis mencoba memperbaiki pembelajaran melalui refleksi diri. Ternyata metode yang selama ini digunakan kurang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Selanjutnya penulis mencoba menggunakan media video animasi dengan menggunakan power point yang dikombinasikan dengan team quiz sebagai asesmen pembelajaran setelahnya.

Video animasi adalah sebuah gambar bergerak yang berasal dari kumpulan berbagai objek yang disusun secara khusus, sehingga bergerak sesuai alur yang sudah ditentukan pada setiap hitungan waktu. Objek yang dimaksud adalah gambar manusia, tulisan teks, gambar hewan, gambar tumbuhan, gedung dan lain sebagainya. Dengan video animasi, pembelajaran menjadi menyenangkan, siswa terlihat antusias dan semangat dalam mengikuti pelajaran. Materi yang awalnya rumit menjadi lebih mudah dipahami dan dibayangkan oleh siswa.

Setelah pemaparan materi dan penayangan video animasi selesai, penulis menjelaskan aktivitas belajar selanjutnya yaitu kuis pemahaman. Siswa dibagi menjadi tiga tim. Misalnya Tim A, Tim B, dan Tim C. Masing-masing anggota tim bersama-sama mempelajari materi yang baru saja ditayangkan dalam video, antar anggota tim saling memberi arahan, saling memberikan pertanyaan dan jawaban untuk memahami materi tersebut. Setelah selesai mempelajari materi, perintahkan tim A untuk menyiapkan kuis jawaban singkat sebanyak sepuluh nomor. Tim B dan tim C menggunakan waktu ini untuk mempelajari materi. Selanjutnya, beri tugas pada tim A untuk memandu kuis. Langkah berikutnya, tim A memberi kuis kepada anggota tim B. Jika tim B tidak dapat menjawab satu pertanyaan, maka pertanyaan dilempar kepada tim C. Selanjutnya tim A mengarahkan pertanyaan berikutnya kepada anggota tim C, dan mengulang proses seperti tadi. Ketika kuis selesai, lanjutkan dengan kuis segmen kedua dengan tim B sebagai pemandu kuis. Dan setelah tim B menyelesaikan kuisnya, lanjutkan dengan kuis segmen ketiga dengan tim C sebagai pemandu kuis. Dengan adanya pertandingan akademis ini, maka terciptalah kompetisi antar tim, para siswa akan senantiasa belajar dengan motivasi yang tinggi agar dapat memperoleh nilai yang tinggi dalam pertandingan dan dapat mengalahkan tim lain.

Kelebihan dari metode team quiz ini adalah menghilangkan kejenuhan karena semua siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran, memunculkan keberanian dan rasa percaya diri untuk berpendapat, serta dapat menciptakan pembelajaran bermakna melalui pengalaman langsung. Kombinasi model pembelajaran team quiz dengan video animasi pada materi Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan di Kelas 6 SDN 01 Purwosari terbukti efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran serta hasil belajar siswa yang meningkat. (*)