Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Slogan

Oleh: Astutik, S.Pd.
Guru Bahasa Indonesia SMPN 2 Karangtengah, Kabupaten Demak

PERILAKU hidup bersih dan sehat di era sekarang sangat diperlukan dalam rangka pencegahan antisipasi merebaknya virus Covid-19. Walaupun siswa sudah divaksin, tetap harus digalakkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) supaya mereka secara berkesinambungan tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat.

PHBS merupakan program yang dicanangkan Kementerian Kesehatan dengan prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati. Sedangkan menurut Dinas Kesehatan Kota Waringin Timur, PHBS di sekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mampu mempraktikkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat.

Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi dalam perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah, di antaranya: 1) Mencuci tangan dengan air mengalir disertai sabun; 2) Mengonsumsi jajan sehat di kantin sekolah; 3) Menggunakan jamban yang bersih; 4) Olahraga teratur dan terukur; 5) Memberantas jentik nyamuk; 6) Tidak merokok; 7) Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan; 8) Membuang sampah pada tempatnya.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Sekolah sebagai sebuah lembaga pendidikan harus berusaha supaya siswa dapat melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui berbagai mata pelajaran yang ada. Pembelajaran bahasa Indonesia pada materi slogan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa, karena fungsi slogan sebagai tuntunan.

Guru sebagai fasilitator harus membimbing siswa yang belum terbiasa hidup bersih dan sehat. Berbagai media dapat dipakai oleh guru untuk mengarahkan siswa supaya hidup bersih dan sehat. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada materi slogan, dapat dijadikan sarana bimbingan agar siswa melaksanakan hidup bersih dan sehat. Slogan yang menggunakan teks persuasif yang bertujuan untuk membujuk khalayak ramai mempunyai efektivitas yang sangat baik untuk membimbing siswa agar melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Tujuan peningkatan hidup bersih dan sehat melalui slogan akan mudah dicapai apabila ada dukungan dari guru bahasa Indonesia dengan memberikan materi slogan yang berhubungan dengan kebersihan dan kesehatan. Contoh kecil siswa diminta untuk membuat slogan “bersih tubuhku sehat jiwaku”. Kalimat slogan tersebut akan membuat siswa lebih bersemangat untuk membersihkan anggota tubuh yang terkena kotoran, misalnya terkena debu atau tanah liat karena ingin hidup sehat.

Sekolah yang mendukung pola hidup bersih dan sehat akan berusaha menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk menjaga agar siswa melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Walaupun terlihat sepele, tetapi sangat penting bagi siswa. Karena merasa diberi fasilitas akhirnya siswa semangat dalam melaksanakan pola hidup bersih dan sehat.

Hal-hal kecil yang disediakan sekolah, seperti fasilitas tempat cuci tangan di depan masing-masing kelas dan airnya mengalir akan membuat siswa melakukan aktivitas cuci tangan akan membuat siswa senang untuk menjaga kebersihan tangan serta kaki. Tanpa disuruh, ketika mereka merasa tangan dan kaki kotor akan langsung mencuci tangan dan kakinya. Ketika tangan dan kaki bersih, tanpa disadari kuman dan virus akan hilang dari tubuh siswa dan menyebabkan tubuh lebih sehat.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Ketika masalah penanganan kebersihan tubuh sudah teratasi, lebih bagus lagi kalau sekolah menyediakan kantin sehat supaya jajanan yang dikonsumsi siswa bersih dan sehat. Jajanan yang sehat dan bersih tentunya akan membuat tubuh menjadi sehat. Semangat belajar siswa akan meningkat, sehingga prestasi pun mudah diraih. Ketika siswa mampu berprestasi sekolah akan semakin jaya.

Guru bahasa Indonesia mempunyai peranan yang penting dalam peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat melalui slogan. Karena dengan mengarahkan siswa dalam pembuatan slogan yang berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat, akan memacu siswa untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa. (*)