Mudahkan Siswa Menulis Puisi dengan Think Pair Share

Oleh: Dewi Indraningsih, S.Pd.SD.
Guru SDN 02 Sumublor, Kec. Sragi, Kab. Pekalongan

BAHASA Indonesia merupakan salah satu konsep pembelajaran yang sangat penting di dalam dunia pendidikan, khususnya di Indonesia. Konsep pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki karakteristik dan ciri khas yang berbeda dengan pembelajaran yang lain. Bahasa Indonesia tidak hanya mempelajari bahasa, tetapi juga mempelajari sastra dengan tujuan untuk memberi cinta sastra dan menjadikan siswa memiliki kemampuan mengapresiasi dan kemampuan menilai hasil karya sastra.

Selamat Idulfitri 2024

Jenis pembelajaran sastra Indonesia memiliki keanekaragaman materi dan aspek pembelajaran. Salah satu aspek yang diajarkan dalam pembelajaran sastra adalah menulis puisi. Pada dasarnya, seluruh kompetensi dasar yang terdapat dalam kurikulum mata pelajaran bahasa Indonesia harus dapat dicapai siswa secara maksimal.

Berdasarkan pengalaman penulis yang terjadi di SDN 02 Sumublor, siswa menganggap menulis puisi sebagai pelajaran yang sulit. Hal ini yang menyebabkan hasil belajar siswa rata-rata kurang. Ini terbukti dengan penetapan kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditentukan di SD N 02 Sumublor yaitu 75. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah dari guru. Cara pembelajaran yang dilakukan didasarkan pada anggapan bahwa pengetahuan itu bisa ditransfer dari pikiran seseorang ke pikiran orang lain. Selama pembelajaran berlangsung, metode pembelajaran yang digunakan guru adalah metode ceramah. Diskusi kelas jarang dilaksanakan secara interaktif dan guru masih kurang menerapkan model pembelajaran, sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Dari gambaran di atas, menunjukkan bahwa pembelajaran menulis puisi perlu diperbaiki guna meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan hasil belajar menulis puisi. Diharapkan dengan menggunakan model TPS, akan membantu siswa dengan mudah dalam menerima pembelajaran dan siswa memperoleh peningkatan hasil belajarnya. Sehubungan dengan hal itu, maka diperlukan upaya-upaya yang efektif dan efisien dari guru untuk mengubah pandangan bahwa menulis puisi menjadi pelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Menurut Soemarmo Markam (1989: 7), menulis tidak hanya mengungkapkan dalam bentuk simbol semata, tetapi juga dalam bentuk gambar. Sedangkan menurut mendapat Nurgiantoro (2001: 273), menulis adalah mengungkapkan gagasan melalui media bahasa sehingga penulis memilih kemampuan dalam menggunakan kosa kata, tata tulis dan struktur bahasa. Puisi menurut Herman S. Waluyo (2010;1) adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama.

Dengan demikian, terkait dengan menulis puisi dirasakan tepat menggunakan model pembelajaran TPS. Diharapkan pula dengan diterapkannya model pembelajaran TPS, tercipta suasana kelas yang menyenangkan sehingga siswa dapat belajar dengan aktif, tenang, dan gembira. Jika hal tersebut tercipta, maka diharapkan motivasi siswa meningkat yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar menulis puisi pada siswa.

Langkah-langkah model Think Pair Share yang pertama yaitu berpikir (thinking), guru mengajukan suatu permasalahan yang dikaitkan dengan pelajaran dan meminta peserta didik menggunakan waktu beberapa menit untuk berpikir sendiri tentang jawaban tersebut. Langkah kedua berpasangan (pairing), selanjutnya guru meminta siswa untuk berpasangan dan mendiskusikan apa yang telah mereka dapatkan. Langkah ketiga berbagi (sharing), pada langkah akhir guru meminta pasangan untuk berbagi dengan keseluruhan kelas tentang apa yang telah mereka bicarakan.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Ternyata dari metode drill mempunyai keunggulan dan kelemahannya. Salah satu keunggulannya adalah meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, sehingga interaksi antar pasangan lebih mudah. Sedangkan kelemahannya lebih banyak kelompok yang akan bertanya dan perlu dimonitor oleh guru, lebih sedikit ide yang muncul, jika ada masalah tidak ada penengah. Berdasarkan uraian tersebut, penulis dapat menyimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar menulis puisi bagi siswa. (*)