Suara Ombak Pansela menjadi Daya Tarik Kemah Wisata

NYAMAN: Suasana kemah wisata di Lapangan Puncak Gadung Mlati, Pandak, Bantul, belum lama ini. (ERNA SARI SUSANTI/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Kemah merupakan kegiatan yang biasa dilakukan. Namun, kemah wisata di Lapangan Puncak Gadung Mlati, Pandak, Bantul ini memiliki daya tarik tersendiri. Yaitu suara ombak pantai selatan yang terdengar di malam hari dan pemandangan batas pantai selatan di siang hari.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan bahwa kemah wisata ini dirintis oleh Warga Kabupaten Bantul (Warkaban). Hal ini guna memperkenalkan Gedung Mlati sebagai tempat camping (Kemah, Red) yang menarik.

“Sebenarnya tempat ini sejak saya kecil sudah dipakai, tetapi suasana akan jauh lebih baik jika terorganisir oleh pengelola desa wisata. Sehingga ini akan menjadi salah satu titik destinasi yang harus dikembangkan dan disepakati bersama untuk didukung menjadi desa wisata,” ujarnya saat diwawancarai belum lama ini.

Baca juga:  Kasus DBD di DIY Melonjak, Upaya Pencegahan Diintensifkan

Lebih lanjut, Kwintarto mengatakan bahwa dengan kemah tersebut menjadi salah satu daya tarik, terlebih saat pandemi Covid-19 tidak digunakan untuk berkemah. Menurutnya, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah yang ada Bantul untuk meramaikan menggunakan area tersebut.

“Kita matur kalau mau outbound atau camping tidak usah ke luar daerah, di Bantul pun sebenarnya ada. Bayangannya ketika datang panas, tetapi angin relatif sejuk dan yang lebih indah lagi ketika malam ternyata ombak pantai selatan terdengar sekalipun jaraknya tujuh kilometer, jadi kalau ada perahu nelayan atau kapal lewat juga lampunya kelihatan,” imbuhnya.

Baca juga:  Rejowinangun Jadi Satu-satunya Kampung Wisata Mandiri

Sementara, batas laut selatan menjadi pemandangan saat siang hari. Sehingga tempat tersebut menurutnya dirasa cocok untuk dijadikan salah satu destinasi berkemah.

“Tempatnya luas, fasilitas penunjang pariwisata juga sudah ada. Sehingga ini relevan dengan program kami yang mengarah ke pariwisata internasional. Rata-rata tamu kunjungan internasional ini sudah terbiasa dengan hotel, sehingga ketika mereka datang ke suatu daerah, menikmati homestay dengan suasana alam menjadi salah satu pilihan,” katanya.

Ia berharap, ke depannya Bantul dengan adanya homestay dapat menarik minat wisatawan mancanegara. Sehingga ekonomi masyarakat sekitar akan meningkat.

“Sehingga para wisatawan mancanegara yang datang tidak harus tinggal di kota atau tempat lain, di Bantul ada persediaan tempat-tempat nyaman untuk wisatawan. Maka ini menjadi salah satu pengungkit ekonomi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Baca juga:  Dewan Siapkan Rp12 Miliar, Atasi Masalah Sampah

Senada dengan hal tersebut, Ketua Warkaban, Didik Akhmadi mengatakan bahwa kegiatan kemah wisata Puncak Gedung Mlati ini merupakan salah satu bentuk dukungan Warkaban. Agar kawasan tersebut menjadi desa wisata. Pihaknya pun juga melakukan pendampingan untuk menggali potensi di wilayah tersebut.

“Kita merintis desa wisata, sehingga harapannya nanti disini menjadi salah satu desa wisata yang ada di Kecamatan Pandak. Sehingga wisatawan dari dalam maupun luar mau berkunjung disini,” jelasnya. (ers/bid)