Batang  

Pepadi Batang Fokus Kaderisasi Dalang Cilik Berbakat

TERIMA: Ketua Umum Pepadi Kabupaten Batang periode 2022-2027, Willopo mendapat simbol wayang dari pengurus lama Dwi Retno, Senin (7/11) malam. (ANTARA/JOGLO JATENG)

BATANG, Joglo Jateng – Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Batang tengah fokus untuk melakukan kaderisasi dalang cilik berbakat. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya melestarikan seni budaya wayang yang kini mulai tergerus oleh kemajuan zaman.

Ketua Umum Pepadi Kabupaten Batang, Willopo mengatakan bahwa seni budaya wayang kulit harus terus dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda. Dengan harapan, seni budaya warisan bangsa itu tidak hilang oleh budaya kekinian atau modern.

“Oleh karena itu, kini sudah saatnya kita melakukan kaderisasi dalang dengan mencari dalang cilik berbakat. Harapannya agar seni budaya wayang tetap bisa dilestarikan dan anak cucu kita bisa tetap menikmatinya di kemudian hari,” katanya.

Baca juga:  Usai Tunaikan Tugas, Stamina KPPS Turun Drastis

Dikatakannya, perlu ada semangat dan kerja keras para pengurus Pepadi menjalankan misi dan rencana program, khususnya dalam upaya melestarikan kesenian dan budaya itu. Pepadi Batang, kata dia, harus bisa menjalankan tugas dan ‘menguri-uri’ budaya seni tradisional yang sangat klasik ini, yaitu wayang kulit.

“Kami memiliki kewajiban untuk bisa melestarikan seni tradisional ini. Akan tetapi kami yakin, dengan kerja keras dan semangat melakukan kaderisasi dalang cilik, maka akan muncul dalang-dalang cilik berbakat, bahkan bisa terkenal di masa depan,” ungkapnya.

Willopo mengaku, dirinya tidak sepenuhnya mengetahui tentang kesenian wayang kulit. Meski demikian, seni budaya itu sangat dia kagumi sejak masih kecil.

Baca juga:  Asah Kemandirian, Siswa SMPN 8 Batang Dilatih Berwirausaha Batik Ecoprint

“Secara pribadi, saya mengagumi kesenian ini. Bahkan dulu saya sering membaca tentang wayang kulit, jadi sedikit banyak saya tahu sejarahnya,” tandasnya. (ara/abd)