Menulis Karangan Teks Deskripsi Melalui Gambar Seri

Oleh: Siti Munariyah, S.Pd.
Guru Bahasa Indonesia MTs Nahdlatusy Syubban Sayung

PEMBELAJARAN Bahasa Indonesia memiliki empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, menulis, membaca dan berbicara. Di era digital yang semakin canggih, guru diharapkan mampu membantu siswa untuk terampil dalam menulis. Keterampilan menulis sebagai salah satu dari empat keterampilan berbahasa mempunyai peran yang penting dalam kehidupan manusia. Seseorang dapat tepat mengungkapkan pikiran atau gagasan untuk mencapai maksud dan tujuan melalui tulisan.

Selamat Idulfitri 2024

Menulis karangan teks deskripsi sebenarnya mudah dilakukan oleh siswa, jika siswa mempunyai minat mengikuti pembelajaran menulis teks deskripsi dengan baik. Sayangnya, minat siswa mengikuti pembelajaran menulis cenderung menurun.

Pemilihan media wajib dilakukan oleh seorang guru. Sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran di kelas, guru harus berusaha menciptakan suasana kelas yang menarik agar siswa tertarik dalam pembelajaran.

Penerapan pembelajaran menulis karangan teks deskripsi melalui gambar seri dapat meningkatkan hasil belajar. Gambar seri dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan  dan hasil belajar menulis. Intinya, guru harus kreatif serta inovatif dalam menyediakan media pembelajaran teks deskripsi. Agar tujuan pembelajaran tidak membosankan, sehingga dapat tercapai dengan baik.

Media gambar seri sebagai media visual yang hanya mempunyai unsur gambar mempunyai beberapa fungsi dan manfaat dalam pembelajaran. Menurut Levied dan Lentz (dalam Arsyad, 2011: 16), media visual mempunyai fungsi atensi, afektif, kognitif, dan fungsi kompensatoris. Fungsi atensi, yakni gambar seri dapat menarik dan mengarahkan perhatian siswa agar berkonsentrasi terhadap pelajaran yang ditampilkan. Dapat pula menyertakan teks materi pembelajaran.

Kemudian, fungsi afektif dari media visual, yakni gambar seri yang dipergakan oleh guru akan menggugah emosi dan sikap siswa. Lalu fungsi kognitifnya, yakni gambar seri akan memperlancar pencapaian tujuan. Berfungsi untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar. Sedangkan dari fungsi kompenstoris, gambar seri akan memberikan konteks untuk mengorganisasikan informasi dalam teks, sehingga dapat mengingat kembali.

Langkah-langkah dalam menerapkan menulis karangan melalui media gambar seri, yang pertama, memberikan penjelasan tentang materi karangan deskripsi. Kedua, menjelaskan penggunaan tanda baca, dan ejaan. Ketiga, membimbing siswa yang kurang dapat menulis dengan baik. Keempat, melakukan kegiatan menulis karangan deskripsi. Dan yang kelima, presentasi hasil karangan siswa, dan evaluasi.

Gambar seri dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran teks deskripsi. Pemilihan gambar seri yang berwarna akan lebih disukai siswa daripada gambar hitam putih. Usia siswa juga harus dipertimbangkan dalam pemilihan gambar, karena secara tidak langsung akan menarik minat siswa untuk mempelajari teks deskripsi.  Penting juga disesuaikan dengan situasi dan kondisi siswa.

Salah satu cara pembelajaran teks deskripsi menggunakan media gambar seri adalah ketika siswa diminta mendeskripsikan tentang sebuah pohon. Siswa diberikan gambar bagian-bagian dari sebuah pohon dimulai gambar akar, batang pohon, bunga, dan buah. Dengan melihat gambar yang berseri, akan memunculkan imajinasi untuk mendeskripsikan objek tersebut. Keinginan untuk menulis teks deskripsi pun muncul dengan sendirinya.

Tertariknya siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis karangan teks deskripsi melalui gambar seri akan bermanfaat secara tidak langsung. Yakni meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan teks deskripsi. Sedangkan manfaat bagi guru, gambar seri dapat mempermudah dalam proses pembelajaran. Gambar seri juga termasuk salah satu media pembelajaran yang murah dari faktor biaya. Karena untuk mencarinya, tinggal mengambil gambar dari internet, mengunduhnya dan langsung di-print, lalu siap untuk dipakai dalam pembelajaran teks deskripsi. (*)