Pupuk Nilai Kejujuran, Bentuk Kantin Edukasi

LAUNCING: Mansur Hidayat Plt Bupati Pemalang saat melakukan prosesi pemotongan pita didampingi Kepala SMPN 8 Pemalang, simbolis pembukaan Kantik Edukasi di SMPN 8 Pemalang, Kamis (10/11). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Mendaur ulang program edukatif kantin kejujuran, SMPN 8 Pemalang bentuk Kantin Edukasi yang langsung diresmikan oleh Plt Bupati Pemalang, Kamis (10/11/22). Dalam wadah tersebut, para siswa belajar untuk memupuk nilai kejujuran dengan membayar jajan yang dibeli sesuai yang dibelinya.

Kepala Sekolah SMPN 8 Pemalang, Sus Tafip Priardi menjelaskan, ide program Kantin Edukasi ini sebenarnya sudah ada sejak lama, pihaknya hanya mendaur ulang dan mengolaborasinya dengan kantin higienis. “Kehadiran program kantin ini dirasakan baik untuk anak-anak peserta didik. Di sini mereka bisa belajar kejujuran sambil tetap mengonsumsi jajanan bergizi dan tentunya tanpa bahan pengawet atau pewarna berbahaya,” tuturnya.

Selamat Idulfitri 2024

Dalam pengelolaan organisasi kantin, nantinya guru akan mengikutsertakan siswa-siswi untuk mengelola kantin edukasi ini. Hal tersebut ditujukan untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila yang sangat diharapkan memiliki enam dimensi utama, salah satunya pribadi berakhlak mulia yang diharapkan dapat dijiwai para peserta didik dalam kehidupan sehari-harinya.

Baca juga:  500 Los dan Kios Pasar Belik Ludes

“Kita melatih kejujuran lewat program kantin kejujuran, karena program ini didesain tidak dijaga oleh petugas atau penjaga kantin. Dalam kantin tersedia kotak uang yang berguna menampung pembayaran. Pembeli bisa mengambil dan menghitung sendiri yang pengembalian dari yang membeli makanan atau minuman,” terangnya.

Sementara itu, Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat berpesan kepada kepala sekolah agar bisa menjaga keberlanjutan Kantin Edukasi ini dengan dua kunci sukses, yaitu pengelolaan dan pengawasan.

“Meski mengusung konsep kantin kejujuran, bukan berarti kantin di biarkan begitu saja tanpa pengawasan. Adanya pengawasan tentu akan meminimalisir terjadinya kerugian. Selain itu, pengelolaan dan manajemen yang baik akan membantu kantin edukasi ini semakin maju dan berkembang di masa yang akan datang,” tuturnya.

Baca juga:  Distapang Kota Semarang Jamin Stok Bapok Aman hingga Lebaran

Mansur menambahkan, program baik ini harus bisa ditiru semua satuan pendidikan di Kabupaten Pemalang. Sebab, kejujuran menjadi salah satu kiat yang harus dimiliki semua orang ketika ingin menemukan pintu kesuksesan.

“Saya apresiasi seluruh pihak yang sudah terlibat dalam pembentukan program ini. Dan besar harapan saya, program besar dengan mengedepankan kejujuran tersebut dapat ditiru oleh semua sekolah untuk memupuk nilai-nilai Pancasila, yang salah satunya adalah kejujuran,” imbuhnya. (fan/abd)