Cara Cegah Diabetes melalui Label Kemasan

ILUSTRASI: Label bahan makanan dalam kemasan produk. (ANTARA/JOGLO JATENG)

JAKARTA, Joglo Jateng – Pejabat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau masyarakat untuk membiasakan diri membaca label makanan pada kemasan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya diabetes.

Koordinator Kelompok Substansi Standardisasi Pangan Olahan Keperluan Gizi Khusus, Klaim dan Informasi Nilai Gizi, serta Pangan dengan Proses Tertentu dan Cara Produksi Pangan Tertentu BPOM Sofhiani Dewi mengatakan, sejalan dengan kebijakan terkait konsumsi Gula, Garam, Lemak dalam rangka pencegahan Penyakit Tidak Menular, saat ini setiap pangan olahan dalam kemasan wajib mencantumkan informasi nilai gizi.

Selamat Idulfitri 2024

“Masyarakat diharapkan dapat dengan cermat memperhatikan kandungan Gula, Garam dan Lemak (GGL) setiap pangan olahan yang akan dikonsumsinya melalui Tabel Informasi Nilai Gizi yang memuat takaran saji, jumlah sajian per kemasan, nilai dan persentase AKG zat gizi termasuk GGL,” katanya, Kamis (17/11).

Baca juga:  Bank Jateng Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2024, Pj. Gubernur Jawa Tengah Jadi TOP Pembina BUMD 2024

Ia juga menghimbau untuk masyarakat selalu cermat memantau kandungan gizi. Termasuk gula, garam dan lemak di label kemasan makanan olahan. Menurutnya, masyarakat bisa memenuhi anjuran konsumsi gula sehingga bisa mencegah munculnya diabetes.

Anjuran konsumsi gula harian adalah tidak lebih dari 50 gram atau empat sendok makan, garam tidak lebih dari 5 gram dan lemak tidak lebih dari 67 gram.

“Hal ini penting agar kita dapat lebih sadar akan jumlah gula dan asupan kalori yang dikonsumsi setiap harinya sebagai salah satu faktor yang dapat menyebabkan diabetes,” jelasnya.

Baca juga:  Yoga Bantu Dorong Metabolisme saat Berpuasa

Menurut penjelasannya, label pangan olahan setidaknya memuat keterangan mengenai informasi nilai gizi, daftar bahan, halal (bagi yang disyaratkan), tanggal dan kode produks. Selain itu, juga memuat keterangan kedaluwarsa, berat bersih, nama produk, nama dan alamat produsen, nomor izin edar. (ara/mg2)