Mudah Belajar Sudut dengan Demonstrasi Jam Sudut

Oleh: Eko Krisyanto, S.Pd
Guru Kelas SD Negeri Gempol Denok, Kecamatan Dempet Kabupaten Demak

MATEMATIKA merupakan salah satu disiplin ilmu yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan beragumentasi, memberikan kontribusi dalam penyelesaian masalah sehari-hari dan dalam dunia kerja, serta memberikan dukungan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Matematika merupakan ide-ide abstrak yang berisi simbol-simbol, maka konsep-konsep matematika harus dipahami terlebih dahulu (Susanto, 2013: 183-185).

Selamat Idulfitri 2024

Kurikulum matematika Sekolah Dasar (SD) dibagi menjadi tiga kelompok besar, yaitu penanaman konsep dasar (penanaman konsep), pemahaman konsep, dan pembinaan keterampilan, materi pembelajaran matematika sifatnya adalah abstrak. Hal ini tidak sesuai dengan perkembangan kognitif siswa Sekolah Dasar (SD) yang masih terikat dengan objek konkret dan dapat ditangkap oleh panca indra. Sehingga dalam menjelaskan materi matematika dibutuhkan alat bantu berupa media atau alat peraga yang dapat memberikan gambaran yang jelas kepada siswa tentang materi yang disampaikan oleh guru. Dengan demikian, siswa akan lebih mudah dalam memahami materi yang disampaikan.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Materi pembelajaran matematika mengenai materi pengukuran sudut juga merupakan salah satu materi yang sifatnya abstrak dan dipelajari oleh siswa Sekolah Dasar (SD). Materi ini penting untuk dipelajari karena akan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Masalah berkaitan dengan hasil belajar siswa mata pelajaran matematika khususnya materi pengukuran sudut. Hal ini dibuktikan dari data hasil penilaian sebagian besar siswa belum tuntas dari KKM yang ditentukan. Penyebab dari rendahnya hasil belajar siswa ini diantaranya adalah sebagian siswa kurang bersungguh-sungguh dalam menerima pelajaran matematika khususnya materi pengukuran sudut. Hal ini dapat dilihat dari sikap siswa dalam mengikuti pelajaran. Ketika guru menyampaikan materi, ada beberapa siswa yang asyik bermain sendiri, berbicara dengan temannya dan ada pula yang terlihat malas atau bosan. Kemudian ketika siswa diberikan latihan soal, masih banyak siswa yang bingung dan bertanya-tanya kepada teman atau guru. Hanya beberapa siswa yang dapat meyelesaikan soal dengan benar. Guru melihat bahwa kegiatan pembelajaran di Kelas IV SD Negeri Gempol Denok Kecamatan Dempet masih berpusat kepada guru, siswa masih kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Adapun hal lain yang menyebabkan siswa kurang aktif adalah belum adanya penggunaan alat peraga oleh guru. Dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas guru hanya menggunakan metode ceramah yang dilanjutkan dengan latihan soal-soal. Serta dalam menyampaikan materi belum adanya media atau alat peraga untuk menjelaskan materi pengukuran sudut, sehingga siswa belum ada gambaran yang jelas akan konsep materi tersebut. Maka siswa merasa bosan dengan pembelajaran matematika dan berdampak pada hasil belajar siswa.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Melihat faktor-faktor penyebab masalah diatas, guru memutuskan untuk menggunakan metode demonstrasi dengan alat peraga jam sudut dalam mengatasi hasil belajar matematika siswa materi pengukuran sudut kelas IV SD Negeri Gempol Denok Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak. Penerapan metode demonstrasi dengan alat peraga jam sudut dapat memberikan inovasi dalam pembelajaran matematika.

Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pembelajaran atau alat peraga yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Alat peraga jam sudut merupakan alat yang dapat diperlihatkan wujudnya dengan tujuan agar siswa dapat menemukan besar sudut dari berbagai sudut yang dibentuk oleh jam. Sehingga melalui metode demonstrasi dengan alat peraga jam sudut ini dapat menumbuhkan motivasi dan minat siswa belajar dan memberikan gambaran kepada siswa mengenai konsep materi pengukuran sudut.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Berdasarkan hasil pengamatan dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode demonstrasi dengan alat peraga jam sudut dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi pengukuran sudut pada siswa kelas IV SD Negeri Gempol Denok Kecamatan Dempet Kabupaten Demak. Hal ini terlihat dari antusias dan mudahnya siswa dalam memahami materi pengukuran sudut. (*)