Mudah Belajar Keragaman Budaya Indonesia Melalui Tiktok

Oleh: Dwi Purwaningsih
Guru Kelas SD Negeri Bendokatonkidul, Kec. Tayu, Kab. Pati

PADA tahun 2019-2022 selama masa pandemi berlangsung, pendidikan didorong lebih kreatif dalam pengembangan media pembelajaran. Salah satu inovasi metode pembelajaran yang dinilai modern adalah kolaborasi antara strategi yang diimplementasikan oleh guru dengan media sosial seperti TikTok.

TikTok adalah salah satu platform sosial media yang digunakan untuk membuat sebuah video pendek dalam kurun waktu 60 detik. Menggunakan media TikTok kedalam pembelajaran dinilai mampu menarik perhatian siswa dan meningkatkan motivasi belajarnya (Hutamy et al., 2021).

Dengan perkembangan informasi dan teknologi, berbagai media pembelajaran memiliki keunggulan sederhana, fleksibel, dan interaktif, yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran dan dengan mudah mengintegrasikan media play-loaded ke dalam proses pembelajaran hasil belajar siswa.

Salah satu media sosial yang banyak digunakan siswa saat ini adalah TikTok. Media Sosial Tik Tok adalah aplikasi dalam bentuk audio dan video, dan aplikasi tersebut adalah media sosial yang dapat Anda tonton dan dengarkan. Berbagai media sosial digunakan oleh mahasiswa. Siswa suka menggunakan aplikasi ini karena media sosial ini dapat membuat mereka senang ketika mereka bosan. Hadirnya aplikasi ini memberikan hiburan bagi setiap orang untuk mengurangi kepenatan dan kebosanan. Mereka tertawa Bahagia bahkan saat menggunakan media sosial. Salah satu hal paling menarik mereka adalah saat menggunakan aplikasi TikTok. mengapa? Dengan media sosial Tik Tok, semua orang, terutama pelajar, dapat menonton video yang berbeda dengan ekspresi musik yang berbeda (Adiniah & Lestari, 2021; Proborini, 2021; Puspitasari, 2021).

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Media sosial Tik Tok ialah media yang menggabungkan beragam Video musik dari berbagai genre, antara lain musik pop, musik islami, musik dj, dan dangdut. Aplikasi ini dapat membuat siswa kecanduan, sehingga dapat mempersingkat waktu belajar mereka di rumah. Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti, diperoleh hasil yang membuktikan bahwa penggunaan aplikasi ini dapat mempengaruhi hasil belajar siswa tersebut. Selain itu, masih banyak faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan belajar, faktor-faktor tersebut dapat bersifat eksternal dan internal atau internal dan eksternal. Oleh karena itu, aplikasi ini adalah salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi belajar siswa. Banyak dari siswa yang rutin memakai media aplikasi ini malas belajar. Dan hal ini justru dapat mengganggu hasil belajar siswa di keesokan harinya (Rahardaya & Irwansyah, 2021).

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Huang, (2010). Asdiniah & Lestari, (2021: 1680) menganalisis bahwa siswa perlu sebuah media pembelajaran yang mampu menarik diri siswa agar lebih interaktif dan bebas mengekspresikan diri. Pembelajaran menggunakan Tiktok ini sangat menarik karena melibatkan mata pelajaran keragaman budaya yang mana itu adalah hal konvensional dengan dikombinasikan terhadap implementasi media pembelajaran modern berupa platform sosial media yang tengah digandrungi masyarakat yaitu, TikTok. Keduanya merupakan hal yang bertolak belakang dari segi sifat, namun dapat menghasilkan analisis tingkat pembelajaran siswa secara ilmiah.

TikTok mampu mempengaruhi kecepatan penangkapan suatu hal terhadap seorang individu. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan penggunaan kemudahan teknologi yang dalam hal ini adalah sosial media TikTok, potensi besar dari media tersebut dalam peningkatan pemahaman materi budaya siswa.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Nyatanya pengimplementasian media pembelajaran TikTok pada materi keragaman budaya Indonesia berhasil memenuhi kriteria sukses dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil data yang menunjukan peningkatan nilai rata-rata pemahaman siswa kelas 5 SD Negeri Bendokatonkidul, Kec. Tayu, Kab. Pati. (*)