ASN Kota Semarang Diwajibkan Mengisi E-LHKPN

FOTO BERSAMA: Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminnuddin bersama anggota Pegawai BKPP dalam acara Rapat Asistensi guna membahas E-LHKPN di Gedung Moch Ikhsan, Rabu (21/12/22). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang (BKPP) menyelenggarakan Rapat Asistensi Pengisian E-LHKPN. Agenda ini dilaksanakan untuk membahas peraturan yang berlaku bagi ASN baru.

Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminnuddin mengukapkan, pengisian E-LHKPN dilakukan sebagai bentuk mengurangi rasa kecurigaan antar sesama ASN yang sudah dilantik sebagai pejabat struktural. Mereka harus jujur dan taat peraturan, dengan melaporkan sumber dan banyaknya harta kekayaan yang dimilki.

Selamat Idulfitri 2024

“Saya ingin memberikan motivasi hangat kepada teman-teman sekalian sekaligus memberikan saran untuk jangan ragu dan takut untuk mengisi e-LHKPN. Agar semua hal bisa terbuka dan jelas,” ucapnya di ruang Lokaprido Gedung Moch ikhsan Bappeda, Rabu (21/12/22).

Baca juga:  Wali Kota Semarang Dorong Normalisasi Kali Tenggang Dipercepat

Dia mengatakan, tujuan dari adanya Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) adalah sebagai bagian dari wewenang yang dimiliki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yaitu melaksanakan langkah atau upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. Di antaranya dengan melakukan pendaftaran dan pemeriksaan terhadap LHKPN.

LHKPN merupakan daftar seluruh harta kekayaan Penyelenggara Negara yang dituangkan dalam formulir yang ditetapkan oleh KPK. Mengisi e-LHKPN merupakan kewajiban yang mesti dilakukan oleh seluruh ASN baru sebelum bulan Maret 2023 nanti.

“Dengan demikian, adanya kebijakan baru ini bisa menambah kepercayaan di lingkup Pemerintah Semarang. Kemudian bisa menjadi acuan setiap anggota ASN baru untuk selalu taat pada kebijakan yang ada,” terang Iswar. (cr7/mg4)