Kudus  

KPPBC Kudus Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp 5,7 Miliar

BAKAR: KPPBC Tipe Madya Kudus, memusnahkan lima juta batang rokok ilegal dengan berat 8,44 ton beserta barang bukti lain yang nilainya mencapai Rp 5,7 miliar di halaman KPPBC Kudus, Rabu (21/12/22). (MU'ARIFAH/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Lebih dari 5 juta barang rokok ilegal dimusnahkan. Hal tersebut sebagai upaya keseriusan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Kudus dalam menegakkan hukum.

Jutaan batang rokok ilegal tersebut sebagian dibakar di halaman KPPBC Kudus dan selanjutnya seluruh barang dimusnahkan dengan cara ditimbun di tempat pembuangan akhir Tanjungrejo, Kabupaten Kudus.

Peredaran rokok illegal ini telah melanggar kepentingan perundangan, pasal 54 dan 55 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Perubahan dari undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 yang mengatur tentang rokok sebagai barang kena cukai harus dilekati pita cukai asli yang sesuai peruntukannya.

Baca juga:  Satu Jemaah Haji asal Kudus Tutup Usia

Kepala KPPBC Kudus, Moh Arif Setijo Nugroho menjelaskan, pihaknya telah melakukan upaya preventif dalam berbagai program. Hal tersebut berguna untuk menekan peredaran rokok ilegal.

“Program tersebut meliputi sosialisasi, memasang baliho, menyebarkan pamflet dan stiker. Serta memasang iklan di radio dan media cetak,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan kegiatan penindakan dan operasi pasar baik mandiri maupun gabungan. Sebagai upaya masif untuk mewujudkan sinergi dan dukungan Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum dalam pemberantasan rokok ilegal.

Berdasarkan data yang dirilis oleh KPPBC Kudus, Sepanjang 2022, telah dilaksanakan penindakan sebanyak 111 SBP. Barang yang diamankan sejumlah 17.664.198 batang rokok ilegal. Dari SBP tersebut dilakukan 20 kali penyidikan dengan jumlah tersangka 14 orang.

Baca juga:  Gempur Rokok Ilegal, Berswara Suguhkan 15 Karya

“Kami akan sealu bekerja sama dengan Bea Cukai daerah lain. Kami akan bersinergi dengan aparat penegak hukum negara untuk menekan peredaran rokok ilegal,” kata Arif.

Pemusnahan rokok ilegal yang dilakukan KPPBC Kudus kemarin terdiri dari berbagai merk. Meliputi 5.032.280 batang Sigaret Kretek Mesin, 17.140 batang Sigaret Kretek Tangan. Serta temuan barang bukti tiga buah alat komunikasi berupa ponsel, tiga puluh kilogram e-tiket, dan sebuah kartu debit perbankan.

Barang-barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan Bea Cukai Kudus periode April 2022 sampai November 2022. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya KPPBC untuk tidak pernah berkompromi dalam menjalankan operasi Gempur Rokok Ilegal.

Baca juga:  Sam’ani Intakoris Gandeng Partai Non Parlemen

Barang Milik Negara (BMN) yang dimusnahkan sebagian besar merupakan rokok tanpa pita cukai atau rokok polos dann sisanya dilekati pita cukai palsu siap edar. Serta barang bukti yang telah inkracht.

“Seluruh masyarakat diimbau untuk tidak membeli, menjual, maupun mendistribusikan rokok ilegal. Karena selain merugikan penerimaan negara juga ada ancaman sanksi pidana tentu saja merugikan pelakunya,” pungkas Arif. (cr8/fat)