Warga Enggan Mengungsi Meski Terendam Banjir

  • Bagikan
KONDISI: Terlihat warga Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus memilih bertahan meski rumahnya banjir. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pati masih terendam banjir. Salah satunya di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus yang terendam banjir cukup parah. Namun, sejumlah warga yang terdampak enggan mengungsi.

Salah satu warga Desa Banjarsari memilih bertahan tinggal dirumah dan enggan mengungsi yakni Karni (53). Padahal, banjir telah merendam desanya selama beberapa hari dan terbilang parah. Yakni ketinggian mencapai 70 sampai 150 centimeter.

Karni menganggap tinggal di tempat pengungsian membutuhkan biaya. Sehingga ia lebih memilih bertahan di rumah dan menaruh barang-barang miliknya di tempat yang lebih tinggi.

Dia juga menyebut belum menerima bantuan semenjak banjir melanda rumahnya beberapa hari lalu. Sementara, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia bersama anaknya memasakan makanan seadanya.

“Dari mulai Jumat sampai hari ini (kemarin, Red). Jadi sudah empat harian terendam banjir. Tidak ada bantuan makanan. Saya masak sendiri di rumah. Sejauh ini belum dapat bantuan,” ungkap Karni.

TERENDAM: Tampak salah seorang warga memilih bertahan di dalam rumahnya yang dikepung banjir, belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Desa Banjarsari, Sudiman mengatakan bahwa warga memang memilih bertahan di rumahnya. Sebab warga menganggap banjir sebagai hal biasa.

“Banjir di Banjarsari rutin, setiap tahun pasti ada banjir. Warga Banjarsari karena udah sering kebanjiran, jadi tidak ada yang mengungsi dan membuat tempat menaruh barang di dalam rumah,” terangnya.

Lebih lanjutnya, saat banjir melanda, warganya membuat panggung di dalam rumah sebagai tempat tidur. Alasan lain yang membuat warga bertahan lantaran mempunyai hewan ternak.

“Mereka lebih nyaman di rumah. Biasanya membuat tempat tidur seperti panggung. Ada juga yang punya hewan ternak sehingga memilih bertahan,” imbuhnya.

Sebelumnya, hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala Dusun (Kadus) Pengging Wangi Desa  Kasiyan, Budi. Meski puluhan rumah terendam banjir, namun warganya justru memilih bertahan dirumah.

“Semua rumah sudah terdampak ada 89 KK, rumahnya ada 69. Meski warga masih tetap bertahan di rumah. Karena memang menjadi langanan banjir,” tutur Budi. (lut/fat)

  • Bagikan