Debit Air di Waduk Seloromo Naik

  • Bagikan
KONDISI: Debit air di Waduk Seloromo yang mengalami peningkatan, Rabu (4/1). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Debit air di Waduk Seloromo, Kecamatan Gembong mengalami kenaikan akibat tingginya intensitas hujan. Meski mengalami peningkatan, kapasitas air di waduk tersebut masih dalam kategori aman.

Petugas Keamanan Waduk Seloromo Susanto memaparkan, debit air di Waduk Seloromo mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir ini. Dari sebelumnya sejumlah 7 meter kubik menjadi 8,6 juta meter kubik.

“8,6 juta meter kubik baru tadi pagi (4/1). Sebelumnya 7 juta kubik, setiap hari ada pengecekan debit air. Ada kenaikan kami masukkan dan hari ini mengalami kenaikan,” jelasnya, Rabu (4/1/23).

Meskipun mengalami peningkatan debit air sebanyak 8,9 meter kubik, Susanto menyebut kapasitas air di Waduk Seloromo masih terbilang aman. Karena, kapasitas waduk tersebut berjumlah 9,5 juta meter kubik.

“Kapasitas airnya 9,5 juta meter kubik, saat ini masih 8,6 juta meter kubik. Sehingga kapasitasnya masih ada 1 juta meter kubik,” terang Susanto.

Dia juga menjelaskan, kategori darurat jika debit air sudah over kapasitas. Yakni saat limpasan air mencapai 45 centimeter. “Kondisi darurat kalau limpas 45 centimeter. Itu lebih dari 9,5 juta volume airnya. Itu sudah kategori darurat,” imbuhnya.

Meskipun begitu, pihaknya juga akan melakukan pengurangan debit air secara berkala guna mengantisipasi adanya lumberan. Namun, hal itu hanya dapat dilakukan saat cuaca sedang baik.

“Kalau keadaan cuaca cerah, mungkin kita bisa mengurangi bedit air sedikit-sedikit. Jadi dikurangi secara berkala,” imbuhnya.

Sebagai tambahan informasi, Waduk Seloromo menampung air dari empat sungai. Meliputi Sungai Lampaian, Sentul, Kali Gering, dan Lembongan. Sedangkan waduk ini bisa mengalir ke sejumlah wilayah hilir. Seperti Kecamatan Wedarijaksa, Pati Kota, Tlogowungu, hingga Margorejo. (lut/fat)

  • Bagikan